Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Korban BCA Bertambah Jadi 18 Nasabah
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jajaran kepolisian Polda Bali kian puyeng menghentikan aksi kejahatan internet banking, yang sejak 3 hari belakangan meneror para nasabah Bank di Bali. Parahnya, hingga Rabu (20/1), jumlah korbannya bertambah 18 orang dari jumlah terdahulu 13 orang.
Bertambahnya jumlah para nasabah yang melapor di kantor polisi, dijelaskan Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna disela-sela acara sosialisasi undang undang lalu-lintas UU no 22 tahun 2009, di Kuta.
Menurut Kapolda, jumlah korbannya kini hampir mencapai 20 orang dan melaporkan kerugian masing masing di Bank BCA, Permata dan BNI.
Sekitar 20 orang yang sudah melapor kehilangan uang di Bank BCA, Permata dan BNI, kata Kapolda.
Beruntunnya kasus ini terjadi, Kapolda menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati hati bertransaksi. Jika perlu, para nasabah selalu merubah - rubah PIN, untuk menghindari kebobolan.
Kapolda menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam menyelidikinya. Namun disisi lain, pihaknya juga tidak menyalahkan pihak Bank, karena kasusnya masih diselidiki. Kami tidak bisa menyalahkan pihak Bank, karena itu sudah terjadi. Ini masih kita selidiki, ungkapnya.
Pihak kepolisian, kata Jenderal Bintang dua ini, masih melakukan koordinasi dengan pihak Bank, untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Koordinasi juga dilakukan untuk mengantisifasi agar kasus itu tidak beruntun menimpa para nasabah.
Kita harus menanyakan upaya-upaya apa yang akan dilakukan, jangan sampai terjadi lagi terus menerus, cemasnya. Disinggung apakah ada target untuk mempercepat penyelidikan, Kapolda menjawab semuanya tergantung dalam proses penyelidikan.
Sebab, ungkapnya, tidak mudah menuntaskan kasus tersebut, karena menyangkut TI (teknologi informasi). Apalagi, dalam penilaian Kapolda, kelompok hacker ini merupakan orang-orang yang pintar memanfaatkan teknologi.
Mereka itu yang tahu, orang-orang yang mengerti di bidang itulah. Kalau gak ngerti mana bisa dia melakukan itu. Tapi kita belum tau siapa pelakunya, tebaknya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun