Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Targetkan 620 Ribu Wisatawan Kunjungi Indonesia

Beritabali.com, Sanur

Jumat, 7 Mei 2010, 20:50 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kementerian Budaya dan Pariwisata RI menargetkan 620 ribu wisatawan Australia berkunjung ke Indonesia pada tahun 2010. Untuk mencapai target tersebut, dilaksanakan "sales mission to Australia" pertengahan Mei 2010 ini. 

"Melalui misi penjualan di 4 kota di Australia, yakni Perth, Darwin, Melbourne, dan Sydney ini kami yakin target jumlah wisatawan Australia yang datang ke Indonesia akan tercapai," ujar Kasi Promosi Wilayah Pasifik Kemenbudpar Molly Prabawaty, Jumat (7/5) di Sanur.

Ia menambahkan dalam misi ini, pemerintah bertindak sebagai co-marketing. Di benua Kangguru, para pelaku wisatalah yang gencar melakukan lobi-lobi untuk pejualan paket wisata. Rombongan ini akan menyertakan 28 pelaku pariwisata Bali yang memang merupakan destinasi terfavorit di Australia.

Tahun ini misi ke Australia membawa tema "sport and wellbeing''. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam misi ini adalah turnamen golf di Australia.

Molly juga menjelaskan saat ini Australia berada di posisi ketiga setelah Singapura dan Malaysia dilihat dari jumlah wisatawannya. Namun, dilihat dari pertumbuhannya, Australia memegang posisi pertama karena peningkatannya sangat signifikan yakni 55 persen.

Wakil Ketua Bali Village Herdy Sayogha mengatakan Australia memang menjadi pasar yang potensial bagi Bali. Kegiatan yang menggandeng pelaku pariwisata Bali ini dinilai sangat tepat untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada.

Sekarang merupakan waktu yang tepat untuk secara gencar memasarkan pariwisata nasional. Pertumbuhan wisatawan dari kawasan Asia Pasifik mengalami peningkatan tinggi dan Indonesia dinilai sebagai negara yang kondusif bagi wisatawan bila dibandingkan negara-negara lain, seperti Thailand, ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami