Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pantai Kuta Segera Miliki Sea Turtle Conservation

Beritabali.com, Kuta

Kamis, 13 Mei 2010, 06:15 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pantai Kuta tak lama lagi akan memiliki tempat konservasi penyu laut. 'Sea Turtle Conservation' ini kini dalam tahap akhir pembangunan dan segera akan diresmikan. 

Tempat konservasi penyu laut ini dibangun persis di sebelah selatan Kantor Satgas Pengamanan Pantai Kuta. Bangunan tempat konservasi penyu laut ini didesain berbentuk penyu laut dengan ukuran lebar 7 meter, panjang 9 meter, dan tinggi 3 meter.

Setelah jadi, sea turtle conservation ini akan menjadi tempat penampungan sekaligus penetasan telur penyu yang menetas di sepanjang Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak, jelas Kepala Satgas Pengamanan Pantai Kuta, Gusti Ngurah Tresna, belum lama ini.

Pantai Kuta, Legian, hingga Seminyak, jelas Tresna, sering menjadi lokasi pendaratan penyu yang akan bertelur. Berdasarkan catatan Kantor Satgas Pantai Kuta, setiap tahunnya terdapat sekitar 5000 butir telur penyu jenis Lekang yang menetas di pantai wisata ini.

Selain sebagai tempat penampungan dan penetasan telur penyu, pembangunan tempat konservasi di pinggir Pantai Kuta ini juga mempunyai misi lain, yakni untuk menghilangkan stigma Bali sebagai pulau pembantai penyu.

Pembangunan konservasi penyu di Pantai Kuta ini untuk memberi pencitraan positif bagi dunia pariwiwisata Bali, untuk menghilangkan image Bali sebagai daerah pembantai penyu, ujar Tresna.

Pembangunan tempat yang diberi nama Kuta Beach Sea Turtle Conservation ini menurut Tresna juga akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang datang ke Kuta selain pasir putih, ombak, dan sunset atau matahari terbenam.

Setidaknya ada 3 hal yang dapat dinikmati turis saat datang ke Pantai Kuta, yakni dapat melihat penyu bertelur, melihat penetasan telur penyu, dan terakhir dapat melihat atau melakukan release atau melepas penyu secara langsung ke habitatnya di laut lepas, jelas Tresna.

Menurut Tresna, pembangunan tempat konservasi penyu laut ini diperkirakan akan rampung pertengahan hingga akhir bulan Mei ini.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami