Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ibu Rumah Tangga Komplotan Copet Ditangkap
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang anggota geng copet, Suarni (39), ditangkap saat beraksi mencopet seorang mahasiswi di Top Shop Sogo Market yang terletak di Jalan Dewi Sri Kuta. Polisi gagal menangkap 8 temannya yang menginap disalah satu hotel di kawasan Denpasar.
Menurut Wakapolsek Kuta Iptu Boni, tersangka Suarni adalah anggota geng pencopet asal Jawa Tengah. Ia ditangkap setelah menyantroni seorang mahasiswi bernama Citra Hudayani (20) tinggal di Jalan Canggu Permai Blok A nomor 2 Kuta.
Dituturkannya, korban pada Selasa (11/05) sekitar pukul 17.30 Wita, berbelanja di Top Shop Sogo Market yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kuta. Di sana, korban memilih milih barang yang digemarinya. Saat asyik berbelanja, tersangka Suarni datang dan berpura pura menjatuhkan tas milik korban.
Korban kaget namun tersangka pura -pura minta maaf, ungkapnya, Kamis (13/05). Kesempatan itu dimanfaatkan tersangka Suarni (39) dan mengambil sebuah HP Blackberry di tas korban. Belum sempat melarikan diri, korban berteriak meminta tersangka mengembalikan HP miliknya.
Setelah itu tersangka ditangkap satpam karena dicurigai mencopet korban, jelasnya. Setelah dibawa ke mako Polsek Kuta, tersangka masih bungkam. Dia tetap berkelit dituduh mencuri. Akhirnya polisi mendapat pengakuan bahwa dia beraksi bersama 8 temannya asal Jawa Tengah. Mereka ini geng copet asal Jawa Tengah beraksi di Denpasar, ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Densel ini.
Polisi melakukan perburuan ke sebuah hotel di Denpasar yang ditunjuk tersangka sebagai tempat menginap teman-temannya. Sayangnya, polisi gagal menangkap 8 teman tersangka. Menurut keterangan pihak Hotel, 8 tamu yang menginap di kamar berbeda sudah kabur.
Ternyata tersangka ibu rumah tangga ini bungkam, supaya teman-temannya bisa kabur. Kata pihak Hotel, mereka kabur terkesan terburu buru dan mengaku akan melayat rekannya, bebernya lagi.
Menurut Iptu Boni, para pencopet ini sering beraksi di sejumlah tempat keramaian, seperti toko dan supermarket. Mereka memiliki peran masing masing dan selalu mengelilingi korbannya saat berbelanja.
Begitu korban lengah, tangan tangan jahil para pelaku merogoh tas atau barang milik korbannya. Tersangka mengaku sudah tiga hari di Denpasar sekadar untuk mencopet. Kalau sudah berhasil, mereka pulang dan beraksi ditempat lain. Masih kita kembangkan, tegasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang