Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Dua Perampok Roboh Dihajar Pelor Panas
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua perampok roboh bermandikan darah, setelah kakinya ditembak timah panas oleh jajaran reserse kriminal Polsek Denpasar Selatan, pada Minggu (16/5) dini hari Keduanya ditembak setelah diciduk di kamar kos mereka di Jalan Pulau Batam 1 nomor 18, Denpasar.
Perampok asal Maluku ini telah beraksi di 30 TKP (tempat kejadian perkara), khususnya rumah warga asing. Keduanya masing-masing Abdul Latief Marasabessi alias Jack (39) dan Hadi Alias Boby Alias Goce (45).
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit mobil Karimun DK 804 AB dan sejumlah barang hasil curian yang totalnya mencapai Rp 800 juta.
Menurut Kapolsek Denpasar Selatan AKP Gede Ganefo, kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan korbannya, Asari (30), tinggal di Jalan Tukad Citarum Blok D nomor 10, Denpasar. Korban melaporkan bahwa rumahnya kecurian dan pelakunya menggunakan mobil Karimun warna hijau DK 804 AB.
Polisi yang menerima laporan melakukan pengejaran. Namun, mobil yang dikemudikan kedua tersangka keburu menghilang di tengah keramaian.
Identitas mobil kita cek di Kantor Samsat dan kita temukan banyak nama dan kita cari siapa penyewa terakhir. Mobil itu di sewa disebuh rent car di Denpasar, ulasnya, Selasa (18/05).
Setelah melacak alamat kedua tersangka, polisi melakukan perburuan ke Jalan Pulau Batam 1 nomor 18, Denpasar. Saat ditangkap sekitar pukul 01.00 dinihari, keduanya sedang berada di rumah. Mereka satu kosan tapi kamarnya berbeda. Mereka kita tangkap langsung dengan sejumlah barang bukti hasil curian, ungkapnya.
Mantan Kasat Intelkam Polres Mengwi ini menuturkan, barang bukti yang berhasil diamankan berupa, sebuah brankas, 13 Hp berbagai merk, 5 laptop, 9 jam tangan bermerk, 3 kamera, 2 lensa kamera, 2 handycam, sejumlah perhiasan emas, 4 kartu kredit, cek senilai Rp 406 juta serta uang asing senilai 18 ribu Dollar, dan Rp 3 juta, nilai total ditaksir Rp 800 juta. Kedua tersangka mengaku telah beraksi di 30 TKP sejak bulan Januari 2010 lalu. Sasarannya, rumah kosong yang dihuni turis asing dan lokal.
Saking banyaknya TKP yang disasar, kedua tersangka mengaku lupa. Namun, seingat mereka, hanya 10 rumah saja yang diingat.Yakni, 7 rumah di Densel, 2 di Kuta dan 1 di Kuta Selatan.
Dalam aksinya, kedua tersangka lebih dulu survey lokasi dengan mobil rent car sewaan. Aksi pencurian yang dilakukan pun sistematis. Bila melihat ada bule keluar dari rumahnya, pelaku langsung masuk berbekal linggis, martil serta palu.
Celakanya, kedua pelaku juga teridentifikasi sebagai pemakai narkoba, hal itu terlihat dari BB yang ditemukan polisi berupa dua alat hisap narkoba atau bong sabu yang ditemukan di kamarnya.
Diuraikan Kapolsek, kedua tersangka sebelumnya pernah beraksi di Denpasar pada tahun 2005 lalu. Setelah beraksi dan menjarah harta benda korbannya, mereka kabur ke Jakarta.
Setelah foya foya di Jakarta, keduanya kembali ke Bali dan melakukan aksi serupa. Sekilas, kedua perampok ini tergolong hidup mewah. Bisa menyewa kamar kos masing masing Rp 2 juta per bulan. Belum lagi mobil yang disewa di rentcar senilai Rp 6 juta.
Tak hanya itu, dari aksi perampokan ini, kedua tersangka kerap mengirim uang Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per bulan, kepada istrinya masing masing.
Tapi setelah kita ajak keliling untuk mencari barang bukti, mereka berusaha kabur dan terpaksa kita tembak kakinya. Tembakan peringatan sebelumnya sudah dilakukan, ungkapnya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 785 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 688 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 510 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 492 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik