Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Dapur Kantin Depag Nyaris Ludes Terbakar
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ancaman tabung gas tiga kiloan yang merupakan program konversi minyak tanah semakin mengkhawatirkan saja. Dua tabung gas di dapur kantin Depag (Departemen Agama) Kabupaten Jembrana, Kamis (10/6) sore tiba-tiba bocor dan meletupkan api yang cukup besar, hingga dapur kantin yang bersebelahan dengan Kantor Depag Jembrana, nyaris ludes dilahap api.
Kejadian tersebut bermula saat Agus Riyanto pemilik kantin sedang melayani pembeli. Sedangkan istrinya Rusmiyatik sedang merebus ikan dan memasak mie bersama tukang masaknya didapur belakang kantin. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba dua tabung gas tiga kiloan yang digunakannya bocor dan meletupkan api yang cukup besar didalam dapur yang cukup sempit.
Seketika itu Rusmiyatik berteriak minta tolong, mendengar teriakan isrtinya, Agus Riyanto pun berlari dan berusaha mencabut tabulator pada kedua tabung gas tersebut, namun karena apinya yang cukup besar usahanya gagal. Kemudian ia menyiramnya dengan air yang kebetulan ada di sekitar dapur. Namun karena airnya sangat terbatas, api tidak dapat dipadamkan.
“Saya sangat panik, mau nelepon pemadam tidak tahu nomornya,“ tutur Agus Riyanto. Lalu ia pun bergegas pergi ke Kantor Pemadam yang kebetulan letaknya tidak jauh dari kantinnya.
15 menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran beserta awaknya datang dan masuk melalui pintu gerbang Kantor Depag. Sekitar 10 menit kemudian api mampu dijinakkan.
Namun dua tabung gas yang bocor didalam dapur, masih mengeluarkan suara yang cukup keras. Karena sudah tidak mengeluarkan api, tabulatornya pun dicabut dan kedua tabung gas tersebut dikeluarkan dan diletakkan dihalaman terbuka, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Akibat kebakaran tersebut, peralatan dapur seperti kompor, penggorengan dan peralatan lainnya gosong. Bahkan atap kayu dapur tersebut juga sudah menghitam. Tidak hanya itu, bahan-bahan makanan yang ada di dalam dapur juga berantakan.
Agus Riyanto belum bisa menyebutkan kerugian yang dideritanya akibat musibah tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa. Ia berharap kejadian ini adalah yang pertama dan yang terakhir.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang