Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif Bagi Nelayan Tradisional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kementrian Kelautan dan Perikanan memastikan untuk memberikan insentif bagi nelayan tradisional yang menggunakan peralatan ramah lingkungan dalam aktivitas penangkapan ikan.
Insentif diberikan sebagai bentuk kompensasi atas komitmen nelayan tradisional dalam menjaga kelestarian populasi ikan.Mengingat populasi ikan di perairan Indonesia mengalami penurunan akibat overfishing atau penangkapan ikan yang berlebihan dan penangkapan ikan dengan peralatan yang tidak ramah lingkungan.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan R. Narmoko Prasmadji pada keteranganya saat penutupan pertemuan Forum Perikanan Kawasan Segitiga Karang di Sanur (17/6) menyatakan insentif yang diberikan dapat berupa bantuan peralatan hingga jaminan bantuan pemasaran.“Kita berikan jaminan kepada mereka bahwa hasil-hasil mereka itu bisa di pasarkan pada pasar internasional,”ungkap R. Narmoko Prasmadji.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan R. Narmoko Prasmadji pada tahun ini saja pemerintah juga telah menyiapkan bantuan sebanyak 500-1000 kapal bagi nelayan tradisional.Sedangkan khusus untuk industri sudah menjadi kewajiban bagi Industri perikanan untuk menggunakan peralatan yang ramah lingkungan sesuai aturan Internasional.
Sebab jika tidak maka produk perikanan mereka tidak akan diterima oleh pasar internasional. (mlt)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan