Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Belum Ditemukan Kasus Rabies Pada Kucing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil uji laboratorium terhadap sampel darah kucing yang dilakukan Dinas peternakan Bali dan Balai Besar Veteriner Denpasar menunjukkan hingga saat ini belum terjadi penularan rabies pada kucing.
Uji Laboratorium ini dilakukan menyusul meninggalnya seorang anak di Buleleng setelah tergigit kucing, namun dari hasil uji lab anak tersebut meninggal karena penyakit lain.
Baca juga:
Massa Geruduk Kantor TV Nasional Sri Lanka
Kepala Dinas Peternakan Bali Putu Sumantra pada keterangannya di Renon, Rabu (30/6) menyatakan hasil uji lab darah kucing terhadap beberapa kucing di 9 kabupaten kota di Bali masih negatif rabies.
Menurut Sumantra, kini juga sedang merencanakan melakukan uji laboratorium terhadap darah kera sebagai antisipasi penyebaran rabies pada kera.Untuk kera kita akan kerjasama dengan Balai besar Veteriner dan juga akan bekerjasama dengan desa adat, karena ada kera yang liar ada juga yang dipelihara, ujar Putu Sumantra.
Kepala Dinas Peternakan Bali Putu Sumantra mengungkapkan sejak kasus rabies muncul di Bali pada November 2008 tercatat 29.000 ekor anjing yang diduga rabies telah di eleminasi. Sedangkan sebanyak 300.000 ekor anjing telah di vaksinasi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun