Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pasir Laut Diburu, Galian C Dibiarkan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selama ini petugas Satpol PP Jembrana begitu gencar memburu pencurian pasir laut yang marak di Pantai Yehembang, hampir setiap hari petugas Satpol. PP selalu berhasil menangkap truk pengangkut pasir laut. Tetapi langkah Pol.PP itu nampaknya tidak berlaku bagi penggali pasir dan batu (sirtu) yang ada di sungai.
Terbukti dengan maraknya galian golongan c liar di sungai Yeh Sumbul, dibiarkan bebas menggali sirtu dan tidak digubris petugas. Dari pantauan di sungai Yeh Sumbul, sejumlah truk dan pick up sudah nangkring di pinggir sungai sejak pagi, menunggu pemilik sirtu yang bakal diangkut. Tidak hanya itu, truk lainnya bahkan langsung masuk sungai sehingga sirtu yang melimpah di sungai langsung bisa diangkut.
Made Kaler seorang penggali sirtu menyebutkan, ia baru menggali sirtu di sungai tersebut kalau cuaca lagi cerah. Kalau lagi mendung kami takut, dulu pernah kejadian sebuah truk dihanyutkan dan hampir tenggelam,ungkapnya.Kaler juga mengakui, selama menggali sirtu tidak pernah ada petugas yang melarang. Di lain pihak, Ketut Adi warga sekitar sungai justru keberatan dengan usaha penggalian liar di sungai dekat rumahnya.
Seharusnya petugas juga menertibkan galian C yang liar itu, pintanya. Ketut Adi khawatir kalau dibiarkan bakal menimbulkan dampak negatif dan pinggiran sungai lama-lama tergerus dan longsor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman