Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasir Laut Diburu, Galian C Dibiarkan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selama ini petugas Satpol PP Jembrana begitu gencar memburu pencurian pasir laut yang marak di Pantai Yehembang, hampir setiap hari petugas Satpol. PP selalu berhasil menangkap truk pengangkut pasir laut. Tetapi langkah Pol.PP itu nampaknya tidak berlaku bagi penggali pasir dan batu (sirtu) yang ada di sungai.
Terbukti dengan maraknya galian golongan c liar di sungai Yeh Sumbul, dibiarkan bebas menggali sirtu dan tidak digubris petugas. Dari pantauan di sungai Yeh Sumbul, sejumlah truk dan pick up sudah nangkring di pinggir sungai sejak pagi, menunggu pemilik sirtu yang bakal diangkut. Tidak hanya itu, truk lainnya bahkan langsung masuk sungai sehingga sirtu yang melimpah di sungai langsung bisa diangkut.
Made Kaler seorang penggali sirtu menyebutkan, ia baru menggali sirtu di sungai tersebut kalau cuaca lagi cerah. Kalau lagi mendung kami takut, dulu pernah kejadian sebuah truk dihanyutkan dan hampir tenggelam,ungkapnya.Kaler juga mengakui, selama menggali sirtu tidak pernah ada petugas yang melarang. Di lain pihak, Ketut Adi warga sekitar sungai justru keberatan dengan usaha penggalian liar di sungai dekat rumahnya.
Seharusnya petugas juga menertibkan galian C yang liar itu, pintanya. Ketut Adi khawatir kalau dibiarkan bakal menimbulkan dampak negatif dan pinggiran sungai lama-lama tergerus dan longsor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan