Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




6 Kabupaten Kehabisan Stok VAR

Senin, 19 Juli 2010, 14:27 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tercatat 6 dari 9 kabupaten di Bali mengalami kehabisan stok vaksin anti rabies (VAR). Kabupaten tersebut diantaranya Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Bangli dan Buleleng. 

Kekosongan stok VAR di 6 kabupaten tersebut terjadi karena tingginya kasus gigitan anjing di masing-masing kabupaten. Sedangkan persediaan stok VAR sangat terbatas. Kondisi ini menyebabkan pasien gigitan anjing harus dirujuk langsung ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar.

Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng pada keteranganya di Renon, Senin (19/7) Mengungkapkan kosongnya stok VAR juga terjadi karena beberapa kabupaten kota tidak mengalokasikan dana anggaran pembelian VAR dan hanya menunggu bantuan VAR dari pemerintah provinsi.

Beberapa kabupaten tidak mengalokasikan dana pembelian VAR karena penetapan alokasi dana APBD lebih awal dilakukan sebelum terjadinya KLB rabies di Bali.”Mereka tidak menganggarkan karena pengalokasian dana baru muncul setelah adanya ketok palu penetapan penggunaan APBD, jadi kabupaten itu menunggu bantuan provinsi,” ujar Ketut Teneng

Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng menyatakan selama Januari-Juni 2010 pemerintah provinsi Bali telah menghabiskan dana mencapai 2,5 Milyar untuk penyediaan VAR.Kini pemerintah provinsi Bali juga sedang mengalokasikan kembali tambahan dana bagi penyediaan VAR melalui APBD Perubahan.

 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali dari 28.633 kasus gigitan anjing di Bali tercatat 36 kasus diantaranya dinyatakan positif rabies. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Kominfo NTB



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami