Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
6 Kabupaten Kehabisan Stok VAR
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat 6 dari 9 kabupaten di Bali mengalami kehabisan stok vaksin anti rabies (VAR). Kabupaten tersebut diantaranya Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Bangli dan Buleleng.
Kekosongan stok VAR di 6 kabupaten tersebut terjadi karena tingginya kasus gigitan anjing di masing-masing kabupaten. Sedangkan persediaan stok VAR sangat terbatas. Kondisi ini menyebabkan pasien gigitan anjing harus dirujuk langsung ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar.
Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng pada keteranganya di Renon, Senin (19/7) Mengungkapkan kosongnya stok VAR juga terjadi karena beberapa kabupaten kota tidak mengalokasikan dana anggaran pembelian VAR dan hanya menunggu bantuan VAR dari pemerintah provinsi.
Beberapa kabupaten tidak mengalokasikan dana pembelian VAR karena penetapan alokasi dana APBD lebih awal dilakukan sebelum terjadinya KLB rabies di Bali.”Mereka tidak menganggarkan karena pengalokasian dana baru muncul setelah adanya ketok palu penetapan penggunaan APBD, jadi kabupaten itu menunggu bantuan provinsi,” ujar Ketut Teneng
Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng menyatakan selama Januari-Juni 2010 pemerintah provinsi Bali telah menghabiskan dana mencapai 2,5 Milyar untuk penyediaan VAR.Kini pemerintah provinsi Bali juga sedang mengalokasikan kembali tambahan dana bagi penyediaan VAR melalui APBD Perubahan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali dari 28.633 kasus gigitan anjing di Bali tercatat 36 kasus diantaranya dinyatakan positif rabies. (mlt)
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli