Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pasar Sindu Terapkan Pengolahan Limbah Ala Hotel
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah gempuran supermarket dan hypermart, pasar tradisional di Bali berbenah. Pasar tradisional Sindu Sanur misalnya, telah menerapkan pengolahan limbah ala hotel berbintang, agar bisa bersaing dengan pasar modern.
Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gde Sidharta mengatakan, Pasar Sindu dibangun berdasarkan swadaya dari pedagang dan Yayasan Pembangunan Sanur.Pasar ini dibagi dalam tiga peruntukan yaitu pasar pagi, pasar seni dan pasar senggol atau food court.
Pasar Sindu ini sengaja kami rancang dengan sentuhan yang lebih modern sehingga aspek kebersihan dan kenyamanan pengunjung menjadi perhatian kami, apalagi kami berada di pusat pariwisata, karena tidak jarang wisatawan datang berkunjung ke pasar ini, jadi masalah kebersihannya menjadi prioritas kami, papar Sidharta saat menerima kunjungan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (3/8) yang meninjau persiapan peresmian pasar Sindu oleh Menteri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu, Rabu besok.
Menurut Sidharta, Keberadaan pasar Sindu diharapkan mampu menghilangkan kesan kumuh pasar tradisional di Denpasar khususnya.Kepala pasar Made Sudana menambahkan, areal pasar ini berdiri di atas lahan seluas 51 are dan diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 3,5 milyar.
Jumlah pedagang yang dapat tampung dalam pasar tradisional mencapai 361 pedagang yang sebagian besar merupakan masyarakat lokal. Dari jumlah tersebut 150 ditampung los dan 78 menempati toko sisanya pedagang musiman.Untuk pedagang di los ditata sesuai dengan jenis dagangan yang di jual sehingga masyarakat lebih mudah untuk berbelanja.
Disamping itu dengan penataan sesuai dengan jenis dagangan dapat mempermudah menjaga kebersihan pasar, ujar Sudana.Los dalam pasar Sindu menurut Sudana terbagi menjadi 3 los yaitu los A khusus untuk para pedangan menjual alat upacara dan buah, los B untuk pedagang menjual sembako dan jajan Bali. Sedangkan los C untuk pedagang menjual daging.Setiap los di pasar tersebut disediakan 3 set bak sampah yang diperuntukan sampah organik, plastik dan sisa makanan.
Yang terpenting dalam pengolahan limbah, pasar Sindu telah menggunakan pengolahan limbah ala hotel. Semua limbah hasil pasar diolah kemudian digunakan untuk keperluan lain seperti menyiram tanaman.Penerapan pengolahan limbah ala hotel pada pasar Sindu merupakan satu-satunya di Indonesia. (ctg)
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang