Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pasar Sindu Terapkan Pengolahan Limbah Ala Hotel

Selasa, 3 Agustus 2010, 19:22 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Di tengah gempuran supermarket dan hypermart, pasar tradisional di Bali berbenah. Pasar tradisional Sindu Sanur misalnya, telah menerapkan pengolahan limbah ala hotel berbintang, agar bisa bersaing dengan pasar modern. 

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gde Sidharta mengatakan, Pasar Sindu dibangun berdasarkan swadaya dari pedagang dan Yayasan Pembangunan Sanur.Pasar ini dibagi dalam tiga peruntukan yaitu pasar pagi, pasar seni dan pasar senggol atau food court.

Pasar Sindu ini sengaja kami rancang dengan sentuhan yang lebih modern sehingga aspek kebersihan dan kenyamanan pengunjung menjadi perhatian kami, apalagi kami berada di pusat pariwisata, karena tidak jarang wisatawan datang berkunjung ke pasar ini, jadi masalah kebersihannya menjadi prioritas kami, papar Sidharta saat menerima kunjungan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (3/8) yang meninjau persiapan peresmian pasar Sindu oleh Menteri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu, Rabu besok.

Menurut Sidharta, Keberadaan pasar Sindu diharapkan mampu menghilangkan kesan kumuh pasar tradisional di Denpasar khususnya.Kepala pasar Made Sudana menambahkan, areal pasar ini berdiri di atas lahan seluas 51 are dan diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 3,5 milyar.

Jumlah pedagang yang dapat tampung dalam pasar tradisional mencapai 361 pedagang yang sebagian besar merupakan masyarakat lokal. Dari jumlah tersebut 150 ditampung los dan 78 menempati toko sisanya pedagang musiman.Untuk pedagang di los ditata sesuai dengan jenis dagangan yang di jual sehingga masyarakat lebih mudah untuk berbelanja.

Disamping itu dengan penataan sesuai dengan jenis dagangan dapat mempermudah menjaga kebersihan pasar, ujar Sudana.Los dalam pasar Sindu menurut Sudana terbagi menjadi 3 los yaitu los A khusus untuk para pedangan menjual alat upacara dan buah, los B untuk pedagang menjual sembako dan jajan Bali. Sedangkan los C untuk pedagang menjual daging.Setiap los di pasar tersebut disediakan 3 set bak sampah yang diperuntukan sampah organik, plastik dan sisa makanan.

 

Yang terpenting dalam pengolahan limbah, pasar Sindu telah menggunakan pengolahan limbah ala hotel. Semua limbah hasil pasar diolah kemudian digunakan untuk keperluan lain seperti menyiram tanaman.Penerapan pengolahan limbah ala hotel pada pasar Sindu merupakan satu-satunya di Indonesia. (ctg)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Kominfo NTB



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami