Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
DPRD Bali Alokasikan Dana Tambahan VAR
BERITABALI.COM, DENPASAR.
DPRD Bali memastikan akan mengalokasikan dana tambahan bagi penyediaan vaksin anti rabies (VAR) dalam APBD perubahan. Namun besarnya dana alokasi tambahan tersebut belum ditentukan.
Pengalokasian dana tambahan bagi penyediaan vaksin anti rabies (VAR) ini terkait kekurangan VAR yang terjadi di Bali hingga menyebabkan 6 kabupaten/kota di Bali kehabisan stok VAR.Kabupaten tersebut diantaranya Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Bangli dan Buleleng.
Wakil Ketua DPRD Bali Ketut Suandi pada keteranganya di Renon (9/8) menyatakan DPRD Bali akan mencoba mengalokasikan dana tambahan yang besarnya akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.Kita akan siapkan sesuai kebutuhan, nanti kita lihat dulu di anggaran perubahan, ucap Ketut Suandi.Suandi menyebutkan pengalokasian dana tambahan ini merupakan bentuk komitmen DPRD Bali dalam menanggulangi penularan rabies yang lebih luas.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja mengakui Bali membutuhkan dana mencapai Rp. 2,7 Milyar pebulan untuk dana penyediaan VAR.Kondisi ini terjadi karena meningkatnya kasus gigitan anjing di Bali yang mengalami peningkatan cukup pesat. Dimana rata-rata kasus gigitan anjing di Bali per hari mencapai 165 gigitan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2959 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun