Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Harimau Serang Ternak Warga Karena Habitatnya Terusik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kambing dan anjing warga di wilayah Selemadeg Barat diserang binatang yang diduga seekor harimau. Hal ini bisa terjadi karena habitat asli binatang buas tersebut sudah terusik oleh aktivitas manusia.
Binatang buas seperti harimau atau macan keluar hutan dan menyerang ternak warga, ini akibat habitatnya sudah terusik. Terlalu banyak masyarakat yang masuk hutan di wilayah itu (Siong Selemadeg), terlalu banyak aktivitas masyarakat di tengah hutan seperti mengambil bambu atau kayu hutan untuk berbagai keperluan, ujar Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Sumarsono.
Karena habitatnya terusik, binatang buas penghuni hutan di wilayah Selemadeg Tabanan seperti harimau atau macan, kemudian keluar habitatnya untuk mencari makanan atau sumber air.Karena di habitatnya susah mencari makan, maka binatang-binatang itu menyerang ternak warga seperti kambing dan anjing beberapa waktu lalu, jelas Sumarsono.
Menurut Sumarsono, ketersediaan makanan seperti rusa di wilayah hutan Selemadeg Barat, hingga saat ini masih cukup bagi binatang buas pemakan daging seperti macan tutul atau kumbang yang masih hidup di dalam hutan.Jadi kalau habitatnya tidak terusik oleh tingginya aktivitas warga di dalam hutan, maka harimau atau macan yang hidup di dalam hutan akan mengejar rusa atau kijang untuk dimakan, tidak menyerang ternak warga seperti yang terjadi sekarang, ujarnya.
Sementara soal keberadaan Harimau Loreng Bali yang dituding menyerang ternak warga sekitar hutan Siong beberapa hari lalu, Sumarsono menyatakan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan