Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Polisi Belum Bisa Buka Laptop Roberto Gamba
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejak pelimpahan dari Polres Gianyar, jajaran Dit Reskrim Polda Bali belum juga bisa membuka laptop milik tersangka Roberto Gamba (65), warga Italia yang ditangkap atas kepemilikan ratusan pretima (benda sakral di pura) di Vila Marisa Jalan Bumbuk, Kerobokan, Badung.
Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Sakeus Ginting, mengatakan laptop Roberto Gamba masih diselidiki. Sementara ini, laptop masih diteliti tim cyber crime Polda Bali.Belum bisa dibaca, masih dicoba agar file bisa terbuka. Ini membutuhkan waktu lama. Karena ada dokumen yang sulit dibuka, bebernya.
Sebelumnya sempat terjadi argumentasi di kalangan kepolisian. Ada usulan laptop dibuka langsung oleh pemiliknya, Roberto. Tapi usulan itu ditolak dengan alasan takut Roberto menghilangkan beberapa item penting di laptop.Sejak dilimpahkannya kasus ke Dit Reskrim Polda Bali, sampai sekarang laptop belum bisa dibuka.Tersangka Roberto Gamba ditangkap di Vila Marissa oleh aparat Polres Badung. Di Vila tersebut petugas menemukan ratusan pretima berbagai jenis.Roberto diduga salah seorang anggota jaringan penjual benda-benda antik dari Bali.
Roberto diduga berencana menyelundupkan benda benda bernilai sejarah yang disakralkan oleh umat Hindu Bali ini ke luar negeri.Disinyalir Roberto menjual benda benda antik itu lewat jejaring internet.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan