Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Siswi SMU 3 Denpasar Buat Plastik Dari Ubi Kayu
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua orang siswi SMU Negeri 3 Denpasar berhasil membuat plastik biodegradable atau mudah terurai dengan memanfaatkan ubi kayu atau singkong. Kedua siswi tersebut yaitu Anak Agung Sagung Suryawati dan Ni Wayan Primayanti.
Pembuatan palstik biodegradable berbahan ubi kayu ini dilakukan dengan memanfaatkan kandungan zat pati yang tinggi yang terdapat dalam ubi kayu. Mengingat selama ini pati sering digunakan sebagai polimer plastik karena ekonomi, dapat diperbaharui dan memberikan karakteristik yang baik.
Salah satu siswa pembuat plastik dari ubi kayu, Anak Agung Sagung Suryawati pada keterangannya di Denpasar, Kamis (30/9) berharap dengan penemuan ini kedepan akan dapat mengurangi penggunaan plastik yang terbuat dari minyak bumi.
Sebab plastik yang terbuat dari minyak bumi sulit terurai dan mencemari lingkungan.Apalagi plastik biodegradable yang terbuat dari ubi kayu ini mempunyai keunggulan lain yaitu bisa dimakan.”setelah dilakukan uji karakteristik, uji kelarutan dalam air, kelarutannya juga tinggi, jadi tidak berdampak buruk pada kesehatan,” ujar Anak Agung Sagung Suryawati.
Salah satu siswa pembuat palstik dari ubi kayu, Anak Agung Sagung Suryawati menambahkan secara kualitas plastik biodegradable yang terbuat dari pati ubi kayu tidak jauh berbeda dengan plastik yang umumnya dibuat dari minyak bumi. Belum lagi bahan plastik berupa ubi kayu cukup mudah didapatkan di Indonesia.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan