Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Buleleng Diterjang Bencana Longsor dan Banjir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menjelang malam pergantian tahun, Kabupaten Buleleng kembali diterjang bencana alam di Kecamatan Busungbiu dan Kecamatan Seriri yang menimpa sekitar sepuluh desa di kedua Kecamatan tersebut disapu banjir bandang dan tanah longsor. Guyuran hujan lebat menjelang malam pergantian tahun di Bali Utara berimbas dengan musibah bencana alam berupa tanah longsor dan banjir bandang disejumlah desa sepanjang aliran Tukad Saba dan Tukad Titab, hingga Sabtu (1/1) kondisi di sekitar aliran sungai terlihat luluh lantak.
Tanah longsor terjadi di Dusun Colekan Desa Subuk Kecamatan Busungbiu hingga mengakibatkan terputusnya jalur transportasi Singaraja Pupuan, sementara di Desa Tinggarsari, tanah longsor mengakibatkan terisolirnya dua dusun di desa tersebut. Sedangkan kondisi terparah diakibatkan banjir bandang yang meluluh lantakan aliran Tukad Saba di Kecamatan Busungbiu dan Seririt. Akibat banjir bandang itu, sebuah jembatan di Desa Titab ambrol dan memutuskan akses Desa Titab.Bahkan banjir itu juga nyaris membuat jembatan di Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt ikut menjadi korban.
Tidak itu saja, akibat lain musibah banjir bandang memusnahkan ratusan ternak maupun areal persawahan milik warga juga menyebabkan ratusan rumah warga terancam ambruk akibat senderan sungai ambrol dan menggerus pinggiran sungai. “Dua warga titab meninggal dunia akibat terseret air, banjir bandang juga mengakibatkan 25 sapi, 10 babi hilang dan 15 hektar lahan persawahan tersapu air, ada juga enam rumah warga dipinggir sungai tergerus air dan ambrol,” papar Perbekel Desa Titab, I Gusti Nyoman Dharsana.
Di Desa Subuk, selain tanah longsor menutup arus jalan propinsi juga mengakibatkan empat rumah warga hancur diterjang material longsoran, diantarnya milik Ketut Widiada, Wayan Widia, Ketut Sulatra dan Nengah Wista. ”Keempat rumah warga tersebut rusak parah dan beberapa diantaranya terpaksa diungsikan ke rumah keluarga terdekat,” ungkap Perbekel Desa Subuk, Wayan Ardika. Sementara, Dusun Pangkungparuk, Desa Banjarasem, Kecamatan Seriri akibat hujan deras yang menguyur terus menerus menagkibatkan puluhan rumah warga terendam air setinggi satu setengah meter.
Hal yang sama juga terlihat di Kelurahan Seririt hingga Desa Pengastulan, terendam air hingga menyebabkan sebagian diantara mereka mengungsi ke rumah tetangga.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan