Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
24.600 Anak di Bali Hidup Terlantar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lebih dari 24.600 anak di Bali saat ini hidup terlantar sebagai anak jalanan. Anak-anak terlantar tersebut hidup dengan cara mengemis atau menjadi gelandangan.
Kondisi yang lebih memperihatinkan sebagian besar dari anak-anak tersebut berasal dari keluarga miskin. Kondisi tersebut yang menyebabkan anak-anak tersebut mengemis atau menjadi gelandangan hanya dengan alasan membantu ekonomi keluarga.
Anak-anak terlantar ini secara rata-rata juga mengalami putus sekolah akibat keterbatasan biaya.Kabag Humas Pemprov Bali Ketut Teneng pada keterangannya di Renon, Selasa (18/1) menyampaikan kini menjadi tantangan berat bagi pemerintah provinsi Bali untuk mengembalikan anak-anak terlantar tersebut ke sekolah.
Termasuk memberikan bekal keahlian bagi anak-anak terlantar tersebut."Kalau ada yang 18 tahun mau untuk bekerja akan diberikan pelatihan skill , sehingga mereka tidak ada yang nganggur atau terlantar.
Sehingga dengan begitu paling tidak mereka yang tidak punya keluarga atau ditelantarkan oleh keluarganya bisa mengikuti sekolah juga," terang Ketut Teneng.Teneng mengakui pemerintah provinsi Bali juga tetap mengembangkan pola bapak asuh bagi anak terlantar usia sekolah.
Hal ini sebagai upaya Bali dalam mengejar target Bali bebas buta huruf.Selain menghadapi kasus anak terlantar, Bali saat ini juga harus menangani lebih dari sekitar 19.500 lanjut usia terlantar.Lanjut usia terlantar tersebut meliputi lanjut usia yang ditelantarkan oleh keluarga atau tidak memiliki keluarga.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 473 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 381 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 375 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik