Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Air Mengandung Racun, Produksi Udang Menurun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pencarian ikan dengan racun tidak hanya membahayakan biota air saja namun juga merugikan para petani tambak, khususnya udang. Pasalnya, racun-racun yang ditebar pada air itu ikut masuk ke dalam tambak dan meracuni seisi tambak udang sehingga kerap berujung pada kematian seisi tambak. Pencarian ikan dengan racun
Masih terjadinya pencarian ikan dengan menggunakan racun membuat para petani tambak udang menjerit. Pasalnya, air yang mengandung racun ikut mengalir ke dalam tambak sehingga ikut membunuh udang-udang yang ditebar pada areal tambak. "Harus terus menerus dilakukan sosialisasi kepada para pencari ikan bahwa tindakannya mencari ikan menggunakan racun maupun setrum adalah melanggar aturan," ujar Kepala Bidang Perikanan, Ketut Erawati, Rabu (19/1).
Selain persoalan racun, budidaya udang juga masih sangat rentan dengan penyakit yang kerap membuat udang-udang tersebut mati sebelum masa panen. "Budidaya udang masih rentan dengan penyakit, sehingga produksi udang menurun," tambah Erawati.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5969 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan