Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Air Mengandung Racun, Produksi Udang Menurun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pencarian ikan dengan racun tidak hanya membahayakan biota air saja namun juga merugikan para petani tambak, khususnya udang. Pasalnya, racun-racun yang ditebar pada air itu ikut masuk ke dalam tambak dan meracuni seisi tambak udang sehingga kerap berujung pada kematian seisi tambak. Pencarian ikan dengan racun
Masih terjadinya pencarian ikan dengan menggunakan racun membuat para petani tambak udang menjerit. Pasalnya, air yang mengandung racun ikut mengalir ke dalam tambak sehingga ikut membunuh udang-udang yang ditebar pada areal tambak. "Harus terus menerus dilakukan sosialisasi kepada para pencari ikan bahwa tindakannya mencari ikan menggunakan racun maupun setrum adalah melanggar aturan," ujar Kepala Bidang Perikanan, Ketut Erawati, Rabu (19/1).
Selain persoalan racun, budidaya udang juga masih sangat rentan dengan penyakit yang kerap membuat udang-udang tersebut mati sebelum masa panen. "Budidaya udang masih rentan dengan penyakit, sehingga produksi udang menurun," tambah Erawati.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli