Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Tiga Mangkak, Empat Dikontrak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tiga dari tujuh kapal penangkap ikan milik Pemkab Jembrana kini mangkrak. Sementara empat sisanya dikontrakkan kepada pihak swasta. Tiga aset Pemkab Jembrana berupa kapal penangkap ikan dengan label Jimbarsegara kondisinya kini sangat memprihatinkan. Kapal dibeli dengan menguras APBD Jembrana hingga ratusan juta itu mangkrak tak terurus di Muara Perancak.
"Kapal itu tidak bisa jalan karena mengalami kerusakan mesin. Tahun ini sudah kita anggarkan untuk perbaikannya," kata Kabid Perikanan, Dinas PKL Jembrana, Ketut Erawati, ketika dikonfirmasi, Rabu (19/1). Empat sisanya, kata Erawati sudah dikontrakkan kepada pihak ketiga. Selain itu, proyek docking kapal di Desa Pengambengan, Negara juga mubazir lantaran hingga kini tidak ada satupun kapal yang melakukan docking.
"Docking kapal di Pengambengan belum bisa beroperasi karena kolan labuh masih dangkal sehingga kapal-kapal yang mau ngedok tidak bisa masuk," kata Erawati. Menurut Erawati, banyak pihak ketiga yang tertarik mengelola docking kapal tersebut lantaran menilai bisnis tersebut menjanjikan keuntungan.
"Saat ini kapal-kapal melakukan docking di Surabaya. Saking ramainya, kadang harus ngantre," ungkapnya. Erawati menegaskan docking kapal ini baru bisa dioperasikan jika Pelabuhan Pengambengan dan pengerukan kolam labuh terlaksana.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7714 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5627 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3526 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan