Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Warga Diminta Waspadai SNI Palsu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Bali mengingatkan konsumen di Bali untuk mulai hati-hati dan teliti dalam berbelanja. Ini menyusul maraknya barang-barang yang menggunakan standar nasional Indonesia (SNI) palsu. Hasil Survey LPK Bali dan Badan Standarisasi Nasional (BSN) menunjukkan hampir 50 persen produk barang di Bali menggunakan label SNI palsu.
Hal ini ditunjukkan dengaan maraknya label SNI yang berbentuk stiker tempel yang ditemukan pada beberapa produk barang. Direktur LPK Bali Putu Armaya pada keteranganya di Lumintang (25/1) menyatakan label SNI palsu cukup banyak ditemukan pada barang seperti helm, peralatan listrik , ban motor, mainan anak bahkan sampai peralatan medis.
Secara umum masyarakat juga tidak mengetahui secara pasti perbedaan antara SNI asli dan SNI palsu. "Konsumen juga banyak yang tidak tahu SNI itu seperti apa , apalagi secara awam hanya melihat ada tanda SNI saja padahal itu palsu," ujar Putu Armaya.
Armaya memaparkan terbatasnya pengetahuan masyarakat akan SNI juga disebabkan karena terbatasnya sosialisasi tentang SNI. Selain itu masyarakat juga tidak tahu kemana harus mengadu ketika mengetahui barang yang di beli mempergunakan SNI palsu. Berdasarkan data LPK Bali, selama 2010 LPK Bali menerima sekitar 200 pengaduan terkait penggunaan label SNI palsu.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan