Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapal Pesiar Pertama Tiba di Tanah Ampo

Jumat, 25 Maret 2011, 15:03 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Sebagai daerah tujuan wisata, Bali terus membangun infrastruktur untuk kepentingan para wisatawan. Yang terbaru adalah dermaga khusus kapal pesiar ukuran besar di Desa Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem. Hari ini, kapal pesiar dari perusahaan internasional tiba pertama kali di pelabuhan ini dengan membawa ribuan orang penumpang.

[pilihan-redaksi]

Dermaga atau pelabuhan khusus kapal pesiar bertaraf internasional ini terletak di wilayah Desa Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Sebelum ada dermaga kapal pesiar, pantai yang terletak 60 kilometer arah timur kota Denpasar ini dikenal dengan keindahan pantainya yang alami serta kehidupan nelayan tradisionalnya.

Hari ini (25/3/2011) sebuah kapal pesiar berukuran besar berlabuh pertama kali di kawasan dermaga ini. Kapal pesiar dari perusahaan Holland America Line berbendera Belanda ini membawa 1300 lebih wisatawan asing dari berbagai Negara.

Karena dermaga pelabuhan masih belum rampung 100 persen dan hanya mempunyai panjang 150 meter, maka kapal pesiar sepanjang 240 meter ini tidak bisa bersandar di dermaga pelabuhan. Ribuan wisatawan yang hendak berwisata, diangkut dengan belasan kapal ukuran kecil yang dibawa langsung oleh kapal pesiar jumbo tersebut.

Sebagian wisatawan yang tiba di Dermaga Tanah Ampo mengaku baru pertama kali datang ke Bali. Mereka mengaku terpesona dengan keindahan alam setempat.

"Fantastik, pemandangannya indah. Berbeda dengan tempat wisata yang saya pernah kunjungi sebelumnya di belahan dunia lain," kata Lars, seorang wisatawan asal Denmark.

Bupati Karangasem, Wayan Geredeg, berharap dermaga kapal pesiar ini cepat rampung agar bisa disandari lebih banyak kapal pesiar ukuran besar.

"Kita harap pemerintah pusat mau membantu agar dermaga ini cepat rampung. Tidak seperti sekarang ini, dimana kapal ukuran besar belum bisa bersandar di dermaga karena panjang dermaga lebih pendek dibanding panjang kapal pesiarnya," kata Wayan Geredeg, di sela-sela penyambutan para wisatawan di dermaga.

Selama berada di Bali, para wisatawan kapal pesiar ini akan mengunjungi beberapa kawasan wisata seperti Kintamani dan Ubud. Selain itu mereka juga akan mengunjungi obyek wisata di daerah Karangasem seperti Pura Besakih, Tenganan, dan Taman Ujung.

Dermaga kapal pesiar Tanah Ampo sepanjang 154 meter ini mulai dibangun pemerintah tahun 2006 lalu dengan biaya mencapai Rp 104 miliar. Dermaga yang diharapkan beroperasi penuh tahun depan (2012) kini masih dalam proses penyempurnaan, termasuk akan menambah panjang dermaga agar bisa disandari kapal pesiar ukuran raksasa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami