Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Selly Penipu Cantik Dibawa ke Bogor
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rere alias Rezal Taher alias Selly Yustiwati (27), akhirnya dibawa ke Polres Bogor Kota, pada Senin (28/03) sore. Tersangka penipu ulung ini dikawal tiga petugas dari Polres Bogor Kota, menuju Bandara Ngurah Rai, sebelum diterbangkan ke Jakarta.
[pilihan-redaksi]
Selly diterbangkan dengan menggunakan pesawat Citilink dari Bandara Ngurah Rai Tuban menuju cengkareng sekitar pukul 15.15 Wita pada Senin (28/3).
Sebelum menuju Bandara Tuban, Selly sempat curhat ke sejumlah media cetak dan elektronik. Bahkan dia mulai berani menceritakan perihal kehidupan rumah tangga yang hancur berantakan karena persoalan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
Wanita berparas ayu ini mengaku sudah lama tidak berkomunikasi dengan keluarganya pasca kasusnya mencuat ke media. Ia pun memisahkan diri dari orang tuanya dan mengontrak sebuah rumah di Jakarta.
"Saya sudah lama terpisah dengan anak dan keluarga saya. Saya takut pulang, apalagi kasus ini sudah mencuat ke media, saya memilih untuk kos saja," terangnya.
Dalam curhatnya kepada medi cetak, ia keluar dari rumah sejak bulan Desember 2010 lalu. Itu dilakukanya karena terpaksa dan harus jauh dari putrinya, yang berusia 4 tahun. Anaknya pun kini tinggal bersama orang tuanya di Jakarta.
Dikatakannya, penipuan dilakukan setelah pisah dengan suaminya. Dia menikah tahun 2004 lalu dan rumah tangganya berantakan sejak tahun 2006 lalu.
"Saya resmi cerai tahun 2007 karena kasus KDRT," ungkapnya sambil menangis.
Kasus KDRT itu dilakukan suaminya 5 tahun silam. Waktu itu dia sudah bekerja dan suaminya kuliah. Namun, rumah tangga Selly tidak berjalan seperti yang diidamkannya, bahkan Selly sendiri kerap dipukul.
"Saya sering dipukuli," ujarnya sembari menunjukkan luka di kaki sebelah kirinya.
Selly yang lulusan sarjana komunikasi angkatan 2000 ini, membantah kalau dirinya mengaku sebagai wartawan surat kabar Kompas.
"Saya hanya karyawan dan bekerja di kompas di bagian EDP," terangnya.
Bahkan, katanya, segala hutang piutang di Kompas telah diselesaikannya.
Uang dari hasil penipuan digunakan tersangka sekadar hura hura bersama temannya dan pacarnya bernama Bima.
"Kalau dugem saya tidak pernah, tapi heppy aja, sama temen teman," bebernya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Gde Sugianyar, yang ikut datang ke polsek mengatakan kalau kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Bogor.
"Tersangka Selly sudah kita limpahkan," kata Kabid Humas didampingi Kapolsek Denpasar Selatan AKP Leo Martin Pasaribu.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan