Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Selly Penipu Cantik Dibawa ke Bogor
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rere alias Rezal Taher alias Selly Yustiwati (27), akhirnya dibawa ke Polres Bogor Kota, pada Senin (28/03) sore. Tersangka penipu ulung ini dikawal tiga petugas dari Polres Bogor Kota, menuju Bandara Ngurah Rai, sebelum diterbangkan ke Jakarta.
[pilihan-redaksi]
Selly diterbangkan dengan menggunakan pesawat Citilink dari Bandara Ngurah Rai Tuban menuju cengkareng sekitar pukul 15.15 Wita pada Senin (28/3).
Sebelum menuju Bandara Tuban, Selly sempat curhat ke sejumlah media cetak dan elektronik. Bahkan dia mulai berani menceritakan perihal kehidupan rumah tangga yang hancur berantakan karena persoalan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
Wanita berparas ayu ini mengaku sudah lama tidak berkomunikasi dengan keluarganya pasca kasusnya mencuat ke media. Ia pun memisahkan diri dari orang tuanya dan mengontrak sebuah rumah di Jakarta.
"Saya sudah lama terpisah dengan anak dan keluarga saya. Saya takut pulang, apalagi kasus ini sudah mencuat ke media, saya memilih untuk kos saja," terangnya.
Dalam curhatnya kepada medi cetak, ia keluar dari rumah sejak bulan Desember 2010 lalu. Itu dilakukanya karena terpaksa dan harus jauh dari putrinya, yang berusia 4 tahun. Anaknya pun kini tinggal bersama orang tuanya di Jakarta.
Dikatakannya, penipuan dilakukan setelah pisah dengan suaminya. Dia menikah tahun 2004 lalu dan rumah tangganya berantakan sejak tahun 2006 lalu.
"Saya resmi cerai tahun 2007 karena kasus KDRT," ungkapnya sambil menangis.
Kasus KDRT itu dilakukan suaminya 5 tahun silam. Waktu itu dia sudah bekerja dan suaminya kuliah. Namun, rumah tangga Selly tidak berjalan seperti yang diidamkannya, bahkan Selly sendiri kerap dipukul.
"Saya sering dipukuli," ujarnya sembari menunjukkan luka di kaki sebelah kirinya.
Selly yang lulusan sarjana komunikasi angkatan 2000 ini, membantah kalau dirinya mengaku sebagai wartawan surat kabar Kompas.
"Saya hanya karyawan dan bekerja di kompas di bagian EDP," terangnya.
Bahkan, katanya, segala hutang piutang di Kompas telah diselesaikannya.
Uang dari hasil penipuan digunakan tersangka sekadar hura hura bersama temannya dan pacarnya bernama Bima.
"Kalau dugem saya tidak pernah, tapi heppy aja, sama temen teman," bebernya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Gde Sugianyar, yang ikut datang ke polsek mengatakan kalau kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Bogor.
"Tersangka Selly sudah kita limpahkan," kata Kabid Humas didampingi Kapolsek Denpasar Selatan AKP Leo Martin Pasaribu.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan