Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pastika Minta Antisipasi Lebih Dini
BERITABALI.COM, BULELENG.
Berkembangbiaknya ulat bulu yang merupakan hama tanaman mangga di Kabupaten Buleleng mendapat perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang langsung turun tangan dan meninjau sejumlah lokasi di Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Dalam peninjauannya bersama sejumlah pejabat dari Propinsi Bali itu, Minggu (10/4) Gubernur Mangku Pastika meminta masyarakat bersama instansi terkait di Pemkab Buleleng melakukan antisipasi lebih dini sehingga hama ulat bulu tidak berkembang dengan cepat dan membahayakan masyarakat.
"Ini harus mendapar perhatian dan saya meminta laporan setiap saat dengan adanya ulat bulu ini, selain itu saya minta masyarakat dan pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah lebih cepat sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru lagi," ujar Pastika.
Kondisi serangan hama ulat bulu di 5 desa di Kabupaten Buleleng belum sangat memprihatinkan, namun apabila dibiarkan serangan ulat itu akan membahayakan masyarakat.
"Memang ini belum seberapa, mumpung masih sedikit harus dilakukan upaya-upaya dengan cepat sehingga tidak berimbas pada sektor yang lain, terlebih lagi Bali dikatakan sebagai neraka, ini harus ditanggulangi secara bersama," tegas Pastika.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun