Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dipukul Pendukung Edi Wirawan, Buda Lapor Polisi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kisruh di dalam arena Musancab (Musyawaran Anak Cabang) PAC PDIP Kediri, ternyata berlanjut di luar arena musancab, Rabu (20/4) sore. I Wayan Budi Wartana alias Buda melapor ke Polsek Kediri lantar dirinya mengaku dipukuli oleh pendukung I Made Edi Wirawan yang bernama Gunawan. Buda langsung melaporkan aksi penganiayaan yang mengakibatkan mukanya lebam-lebam.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan usai mengikuti Musancab PAC PDIP Kediri, sekitar pukul 14.00 Wita, Buda mendatangi rumah Made Edi Wirawan di Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kediri.
Kedatanganya ke rumah Edi untuk menanyakan maksud kekisruhan yang terjadi saat Musancab di Gor Dewara yang baru saja selesai tersebut. Namun sampai di rumah Edi, Buda mengaku dikeroyok oleh empat orang. Yang mengakibatkan kepala depan, pipi kiri dan lehernya mengalami lebam-lebam.
Sementara itu menurut versi dari Gunawan, Buda datang ke rumah Edi Wirawan dengan nada menantang. Saat itulah pendukung Edi Wirawan emosi.Sejauh ini kasus tersebut penanganya dialihkan ke Mapolres Tabanan. Kapolres Tabanan AKBP AA Made Sudana masih memintai keterangan kedua belah pihak.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun