Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ya Ampun, Bayi Merah Dibuang di Teras Rumah

Minggu, 1 Mei 2011, 19:04 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di depan rumah seorang warga di Jalan Gunung Indrakila ujung I nomor 7 Denpasar, pada Sabtu (30/04). Orok malang tersebut ditaruh di kursi dalam keadaan terbungkus handuk merah dan dibungkus plastik kresek warna putih.

Penemuan bayi berlangsung sekitar pukul 18.15 Wita. Pelapor penemuan bayi ini adalah pemilik rumah, Novi Artini Palumpang
(46) tinggal di Jalan Gunung Indrakila ujung I nomor 7, Denpasar. Menurut korban, saat berada di dalam rumah, pelapor mendengar suara tangisan bayi, yang suaranya terdengar dari luar rumah.

"Ketika pelapor mengecek ke luar, dia menemukan bayi diletakkan di kursi depan rumah," beber petugas Polsek Denpasar Barat, pada Minggu (01/05). Penasaran dengan suara tersebut, pelapor keluar dari rumah. Betapa kagetnya pelapor setelah dia melihat sesuatu diletakkan di kursi rumahnya. Setelah dicek, pelapor menemukan bayi berjenis kelamin perempuan terbungkus
dengan handuk merah muda serta dibungkus tas kresek warna putih.

"Bayinya masih dilengkapi ari-ari. Diduga baru saja dilahirkan," beber sumber lagi. Karuan saja penemuan bayi hidup ini menggegerkan warga dan sampai terdengar ke telinga aparat kepolisian. Aparat kepolisian menduga, bayi tersebut dibuang oleh seorang ibu yang tidak bertanggung-jawab dan ingin memberikan anaknya kepada pelapor.

"Dugaan itu masih kita telusuri, tapi yang jelas, bayi itu tidak diinginkan orang tuanya dan dibuang kepada orang lain supaya bisa dipelihara,"bisik sumber petugas yang enggan disebut namanya. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Dewa Made Adnyana membenarkan penemuan bayi tersebut. Mantan Kasatreskrim Polres Buleleng ini mengatakan, pihaknya masih menyelidiki ibu yang tega membuang bayi tersebut. "Masih kita selidiki pelakunya," ujarnya, pada Minggu (01/05).

 

Saat ini bayi malang tersebut diinapkan di rumah sakit Sanglah dan masih dalam pantauan aparat kepolisian. Kompol Adnyana menduga bayi tersebut sengaja ditaruh di rumah orang lain agar kelak diketahui masyarakat luas.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami