Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kades Se-Bali Diingatkan Waspadai Orang Asing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Para kepala desa (kades) se-Bali diingatkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang asing yang mencurigakan, termasuk untuk mewaspadai aksi balasan dari para pelaku terorisme pasca tertembak matinya Osama Bin Laden.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan Made Mangku Pastika saat pertemuan dengan Kades se-Bali di Taman Budaya Denpasar, Selasa (3/5).
Pastika berharap para Kades se-Bali melakukan peningkatan pengawasan terhadap orang asing atau pendatang yang mencurigakan di masing-masing wilayah.
Para kades juga diingatkan untuk tetap berkoordinasi dengan petugas keamanan desa untuk mengantisipasi aksi-aksi terorisme.
"Saudara-saudara di desa kerjasama dengan Babinsa dengan babinkamtibmas. Ada yang aneh-aneh tolong segera di laporkan. Jadi ini ekstra hati-hati, itu namanya deteksi dini dan peringatan dini," papar Made Mangku Pastika.
Pastika menegaskan pengawasan ketat terhadap pendatang perlu secara kontinyu dilakukan, apalagi hampir sekitar 300 ribu orang datang dan tinggal di Bali dalam 3 tahun terakhir.
300 ribu orang tersebut baru yang tercatat dan memiliki KTP, sebab diperkirakan masih banyak yang masuk ke Bali secara ilegal.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2485 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun