Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Satu Korban Dapat Fee Rp 7,5 juta
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tersangka Ketut Arnawa, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri IV Penatih, mengaku, dari hasil kejahatannya, dia menyetor uang ke Bambang (buron) sebesar Rp 32, 5 juta dari deposit para korbannya Rp 40 juta. Sisanya Rp 7,5 juta merupakan fee.
Tersangka yang beralamat di Jalan Pertu Laka No. 2 Peguyangan Kangin, Denpasar itu, penipuan dilakukan karena untung yang diperolehnya sangat besar. Tersangka Arnawa
mengaku rekrutmen PNS yang dijanjikan Bambang tanpa melalui proses seleksi.
Rekrutmen itu hanya untuk mengisi para pegawai yang akan pensiun. Namun semuanya tergantung dari ijazah para peminatnya.
�Calon hanya untuk mengganti pegawai-pegawai yang pensiun,� beber tersangka yang enam bulan lagi akan pensiun.
Tersangka yang menjadi Kepsek sejak tahun 1999 itu menerangkan, dia mengenal Bambang melalui perantara guru bernama Made Lusuh asal Payangan, Ubud, Gianyar.
Dari perkenalan itu, Bambang yang mengaku sebagai koordinator perekrutan untuk wilayah Bali meminta Arnawa mencari orang yang berminat menjadi PNS.
Komitmen mereka disaksikan oleh Made Lusuh, Ida Bagus Mantra, dan Ketut Darsana.
Tersangka Arnawa juga mengaku, para korbannya sering mendatangi rumahnya dan menanyakan perihal calon PNS. Namun tersangka Arnawa selalu mengelak dan banyak alasan.
�Rumah saya sudah beberapa kali didatangi korban. Tapi ada juga yang sudah saya kembalikan uangnya walaupun tidak penuh,� urainya. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun