Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Satu Korban Dapat Fee Rp 7,5 juta
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tersangka Ketut Arnawa, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri IV Penatih, mengaku, dari hasil kejahatannya, dia menyetor uang ke Bambang (buron) sebesar Rp 32, 5 juta dari deposit para korbannya Rp 40 juta. Sisanya Rp 7,5 juta merupakan fee.
Tersangka yang beralamat di Jalan Pertu Laka No. 2 Peguyangan Kangin, Denpasar itu, penipuan dilakukan karena untung yang diperolehnya sangat besar. Tersangka Arnawa
mengaku rekrutmen PNS yang dijanjikan Bambang tanpa melalui proses seleksi.
Rekrutmen itu hanya untuk mengisi para pegawai yang akan pensiun. Namun semuanya tergantung dari ijazah para peminatnya.
�Calon hanya untuk mengganti pegawai-pegawai yang pensiun,� beber tersangka yang enam bulan lagi akan pensiun.
Tersangka yang menjadi Kepsek sejak tahun 1999 itu menerangkan, dia mengenal Bambang melalui perantara guru bernama Made Lusuh asal Payangan, Ubud, Gianyar.
Dari perkenalan itu, Bambang yang mengaku sebagai koordinator perekrutan untuk wilayah Bali meminta Arnawa mencari orang yang berminat menjadi PNS.
Komitmen mereka disaksikan oleh Made Lusuh, Ida Bagus Mantra, dan Ketut Darsana.
Tersangka Arnawa juga mengaku, para korbannya sering mendatangi rumahnya dan menanyakan perihal calon PNS. Namun tersangka Arnawa selalu mengelak dan banyak alasan.
�Rumah saya sudah beberapa kali didatangi korban. Tapi ada juga yang sudah saya kembalikan uangnya walaupun tidak penuh,� urainya. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang