Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pancasila Sebagai Ideologi Alternatif Dunia
Beritabali.com, Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pancasila kini diusulkan untuk menjadi salah satu ideologi alternatif di dunia dalam pelaksanaan kegiatan Bali World Culture Forum (Bali-WCF) atau Forum Kebudayaan Dunia di Bali.
Usulan ini menurut rencana akan menjadi salah satu poin utama dari Deklarasi Bali yang akan menjadi hasil akhir dari pelaksaan World Culture Forum yang akan digelar mulai 11 hingga 15 Juni mendatang.
Ketua I Bali WCF Anak Agung Oka Wisnumurti pada keterangannya di Sanur, Jumat (10/6) menyatakan Pancasila secara universal telah dapat diterima di dunia. Selain itu nilai-nilai Pancasila dapat dijadikan pedoman yang cukup relevan dalam mengantisipasi benturan peradaban dan kebudayaan di dunia.
Dunia saat ini terkotak-kotak menjadi 3 idiologi besar, ada kapitalisme, komunisme dan sosialisme, dan ketiga idiologi itu sesungguhnya bukan juga menjadi idiologi bangsa kita. Kita punya idiologi sendiri Pancasila. Yang notabene secara substantive nilai-nilai universalnya itu mencerminkan kebaikan dari 3 idiologi itu. Jika idiologi satu dengan yang lain mengalami benturan , maka tidak tertutup kemungkinan Pancasila kita angkat menjadi idiologi alternative dunia, papar Anak Agung Oka Wisnumurti.
Oka Wisnumurti menegaskan yang terpenting saat ini adalah bagaimana mengaplikasikan dan memaknai nilai-nilai sila Pancasila oleh rakyat Indonesia dan pemimpin Negara.
Sementara itu menurut rencana Bali World Culture Forum akan diikuti oleh 11 negara seperti Italia, Belanda, Perancis , Kanada, Amerika dan Jepang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3307 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman