Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Blok C Belum Stabil, Polisi Masih Berjaga Jaga
Beritabali.com, Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hingga pukul 10.15 wita tadi, kondisi Lapas Kerobokan sudah terkendali dengan baik. Namun hanya blok C saja yang masih terlihat adanya pemberontakan para napi. Sehingga, aparat kepolisian Polres Badung dan petugas Lapas Kerobokan masih melakukan penjagan ketat untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
“Blok C belum bisa terkendali,” ujar Kapolres Badung AKBP Dwi Suseno saat dikonfirmasi , pada Sabtu (25/06), mengenai kondisi terakhir Lapas Kerobokan, pasca kerusuhan tadi pagi.
Mantan Kapolres Bangli ini menyebutkan, para napi yang menghuni Blok C masih terlihat duduk dan berteriak-teriak ke arah petugas yang berjaga.
Namun untuk kondisi blok D dan E, sudah mulai kondusif. Para napi sudah bisa masuk ke Blok masing masing. “Kita masih berjaga jaga disini, mereka mau masuk ke blok, masih teriak teriak,” jelasnya melalui via telpon.
Kapolres mengatakan, amukan para napi setelah pihak BNN Pusat melakukan sweeping untuk mencari seorang napi bernama Hariadi yang terlibat kasus narkoba. Mantan anggota Densus 88 yang juga pernah bertugas di Polres Badung ini dicari untuk keperluan penyidikan.
Kapolres menduga, solidaritas para napi di Lapas Kerobokan cukup tinggi. Sehinga begitu ada napi lain yang memprovokasi, mereka pun serentak ikut ikutan melakukan perusakan. “Yang dirusak itu kaca kaca Blok C, D dan E, kantin juga dirusak,” bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan