Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pantai di Bali Alami Abrasi Sangat Parah
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat dari sekitar 460 kilometer panjang garis pantai di Bali, sekitar 40 persen diantaranya telah mengalami abrasi sangat parah dan 60 persen mengalami abrasi ringan. Selain itu secara rata-rata tingkat abrasi di Bali telah mencapai 4 meter pertahun kea rah darat.
Ketua Sekretariat Kerja Pelestari dan Penyelamat Lingkungan Hidup (SKPPLH) Bali Made Mangku pada keteranganya di Renon, Minggu (26/6) mengungkapkan salah satu penyebab utama tingginya tingkat kerusakan abrasi pantai di Bali yaitu pengambilan pasir secara besar-besaran. Pengambilan pasir ini terjadi baik di sekitar aliran sungai maupun sepanjang pesisir pantai.
Tetapi saya pernah duduk di sepanjang bay pass itu, itu dalam kurun waktu satu jam, itu sudah 38 truk yang lewat. Anda bias hitung dalam 24 jam, kalau satu truk rata-rata 6-7 ton dia bias mengangkut, kata Made Mangku.
Mangku menyebutkan jika dilihat dari tingkat keparahan, maka tingkat abrasi di pantai Buleleng yang paling parah. Mengingat dari sekitar 160 kilometer panjang garis pantainnya, 40 persen diantaranya telah mengalami abrasi.
Namun jika dilihat dari luasan abrasi, maka abrasi yang paling parah terjadi di Kota Denpasar, karena dari 9 kilometer garis pantai yang dimiliki seluruhnya telah mengalami abrasi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2022 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun