Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Walhi : DPRD Tak Berpihak Pada Petani
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali menyayangkan sikap DPRD Bali yang tidak berpihak terhadap petani terkait pembangunan Bali Internasional Park (BIP) di Jimbaran.
Kekecewaan tersebut disampaikan Walhi Bali melalui rilis yang dikirimkan ke redaksi Beritabali.com, Senin (11/7).
Deputi Eksternal Walhi Bali Komang Sastrawan menyatakan dalam kunjunganya, Rombongan DPRD Bali yang dipimpin ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya lebih terkesan berpihak pada investor.
“Ini bukti bahwa Rombongan DPRD Bali yang dipimpin oleh Arjaya sama sekali Tidak berpihak kepada Petani, melainkan Investor,” tegas Sastrawan.
Disisi lain, Sastrawan mengungkapkan waktu peninjauan lokasi juga cukup singkat hanya sekitar setengah jam dan hanya pada satu titik yang dipersiapkan oleh PT. CTS dari 280 hektar lahan proyek BIP.
Padahal, agenda DPRD Bali untuk meninjau lapangan sudah lama ditunggu oleh pihak petani.
Pasalnya, agenda peninjauan lokasi oleh pemerintah baik pusat, menteri maupun anggota dewan tidak pernah menyentuh areal yang didiami petani.
Sehingga fakta bahwa lahan proyek BIP ini telah lama dihuni dan diolah oleh petani tidak pernah diketahui termasuk juga sengketa tanah yang belum selesai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1865 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1507 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 992 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 926 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun