Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jadwal Penerbangan Garuda di Ngurah Rai Normal
Beritabali.com, Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Asosiasi Pilot Garuda (APG) melakukan aksi mogok kerja di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 00.00 WIB (28/7/2011). Sementara di Bandara Internasional Ngurah Rai Aktivitas penerbangan maskapai Garuda berjalan normal.
Dari pantauan beritabali.com hingga Kamis dinihari, jadwal penerbangan maskapai Garuda dari bandara Ngurah Rai masih berjalan normal.
Dari data di Customer Service Centre (CSC) di Bandara Ngurah Rai, pada Kamis dini hari ada empat pesawat Garuda yang terbang dari Bandara Ngurah Rai Bai dengan berbagai tujuan seperti ke Tokyo, Seoul, Osaka, dan Perth Australia.
"Hingga saat ini masih lancar, tidak ada pembatalan penerbangan Garuda. Pesawat Garuda yang berangkat antara lain GA 870 tujuan Seoul Korea Selatan, GA 880 tujuan Narita Tokyo, GA 882 tujuan Osaka, GA 9964 tujuan Seoul, dan satu pesawat tujuan Perth Australia," kata seorang petugas CSC Bandara Ngurah Rai, Kamis (28/7/2011).
Untuk mengantisipasi berbagai hal sebagai dampak dari aksi mogok pilot Garuda, sejumlah staff Garuda dari kantor perwakilan Garuda Indonesia cabang Denpasar tampak melakukan pemantauan di sekitar terminal keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun