Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pembangunan BIP Bukan Proyek Pencitraan
Beritabali.com, Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Renon. Pemerintah Provinsi Bali menyatakan pembangunan Bali International Park (BIP) atau Taman Internasional Bali bukan sekedar proyek pencitraan. Pembangunan BIP yang akan menjadi tempat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) 2013 mendatang merupakan suatu kebutuhan bagi Bali dalam mendukung wisata 'Meeting Incentive Conference Exhibition' (MICE).
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng menyatakan pembangunan BIP pada dasarnya bukan saja bertujuan untuk kesuksesan pelaksanaan KTT APEC, tetapi juga bagian promosi pariwisata Bali. Apalagi dari segi daya dukung dan daya tampung pembangunan BIP masing sangat memungkinkan.
"Pembangunan BIP di atas tanah seluas 250 hektar ini disetujui oleh pemerintah provisni Bali karena tidak bertentangan dengan rencana tata ruang wilayah Provinsi (RTRWP) Bali," ujar Teneng.
Apa yang disampaikan jubir Pemprov Bali ini tentu kontradiktif dengan kebijakan Pemprov Bali sebelumnya, yang menyerukan moratorium (penghentian) pembangunan sarana dan prasarana pariwisata (hotel,villa dsb) di kawasan Bali selatan. Belum lagi saat ini Bali telah memiliki kelebihan kamar hotel mencapai 9.800 kamar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun