Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Petani Harus Waspadai Serangan Hama Akibat Perubahan Iklim
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Petani di Bali diingatkan untuk mewaspadai serangan hama dan penyakit pada tanaman sebagai dampak perubahan iklim. Serangan hama yang diprediksi menjadi ancaman bagi petani yaitu ulat bulu dan tikus.
Peneliti pertanian Fakultas Pertanian Universitas Udayana Dr. Alit Susanta Wirya saat memberikan keterangan kepada beritabali.com di Denpasar (31/8) menyatakan, penurunan produksi pasti akan langsung dirasakan oleh petani. Apalagi dalam kondisi perubahan iklim hama dan penyakit tanaman akan berkembang dengan baik.
“Hujan berlebihan, kelembaban meningkat, penyakit juga meningkat, tanaman lebih banyak tumbuh daun jadi makanan empuk serangga hama untuk berkembang biak,” ujar Dr. Alit Susanta Wirya
Alit Susanta menambahkan, penurunan produksi karena iklim tak menentu terjadi di hampir seluruh kawasan Indonesia, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi ketersediaan pangan. Menurut Alit Susanta penurunan produksi akan sangat dirasakan untuk tanaman buah-buahan.
“Ketika pohon buah berbunga kena hujan akibat turunnya hujan semakin tidak menentu, bunganya jadi rontok. Inilah dampak langsung dari perubahan iklim,” paparnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 437 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 372 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 365 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang