Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pertama Kali ke Bali, Kagumi Alamnya
nusa dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Franco Baresi merupakan salah satu pemain yang paling dicari milanisti atau penggemar AC Milan, saat tim AC Milan Glorie berkunjung ke Bali mulai 1 September kemarin. Baresi mengaku baru pertama ke Bali dan mengaku kagum dengan keindahan alamnya.
"Saya sudah pernah ke Jakarta sebelumnya. Tapi ini yang pertama kali saya ke Bali. Tempat ini sungguh mengagumkan, alamnya sangat bagus dan indah," kata Baresi, saat ditemui di pantai Nusa Dua, Jumat (2/9/2011).
Dalam kunjungan ke Bali, Baresi mengaku sangat terkesan dengan sambutan hangat Milanisti atau fans Ac Milan.
"Ini kali pertama saya ke Bali. Tempat ini sungguh mengagumkan. Kami disambut selayaknya pemain bintang yang masih (aktif) bermain," kata Baresi.
Franco Baresi lahir di Travagliato, Brescia, Italia 8 Mei 1960. Saat masih aktif bermain, posisinya adalah pemain belakang (stoper). Baresi menghabiskan sepanjang kariernya di AC Milan, mulai tahun 1977 hingga 1997, dan merupakan salah seorang legenda Milan.
Saat masih membela AC Milan, Baresi mengenakan nomor punggung 6. Kini nomor itu sudah dipensiunkan oleh Milan, sehingga tak akan ada lagi pemain AC Milan yang mengenakan nomor tersebut.
Selama karirnya, Franco Baresi sudah 81 kali memperkuat tim nasional sepak bola Italia, yakni dari tahun 1982 hingga 1994. Ia tampil dalam dua Piala Dunia FIFA, 1990 dan 1994. Sejak tahun 2002 ia menjadi pelatih tim remaja Milan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan