Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiap Hari Pantai Kuta Dapat Kiriman 20 Truk Sampah

kuta

Jumat, 30 Desember 2011, 22:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Kuta. Jelang pergantian tahun, Pantai Kuta dipenuhi sampah. Sampah ini merupakan  sampah kiriman yang dibawa oleh arus angin.

Kondisi Pantai Kuta yang kotor membuat petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung bahu-membahu bersama satuan petugas ( satgas ) pantai, balawista  beserta pedagang sekitar pantai membersihkan areal sepanjang pantai dari sampah kiriman.

" Selama angin barat berhembus membawa kiriman sampah, kami bersama 12 personel petugas kebersihan akan selalu mengumpulkan semua sampah. Kami konsentrasi lakukan pembersihan mulai dari perbatasan Kuta dengan Legian sampai depan hotel Bali Garden," ujar Kepala Unit Reaksi Cepat DKP Badung, Gusti Ketut Astawa (30/12/2011)

Dari pantauan di depan Hard Rock hotel nampak ada dua unit truk sampah warna hijau dan dua loader sibuk untuk melakukan membersihkan tumpukan sampah. Aktivitas ini menyita perhatian wisatawan asing maupun domestik yang sedang berada di pantai. Beberapa wisatawan mengabadikan peristiwa ini dengan kamera foto.

"Tumpukan sampah yang ada di bibir pantai kami pindah ke dekat areal setra (kuburan). Kemudian truk kuning yang sebelumnya membersihkan sampah masyarakat lanjut mengangkut kembali sampah yang terkumpul menuju TPA Suwung", jelasnya.

Dalam sehari sampah yang sebagaian besar ranting kayu bercampur plastik ini bisa mencapai 20 truk.

" URC ini tujuannya mengumpulkan dan mengangkut jumlah sampah kiriman, kita tidak mau ada gundukan sampah terlalu lama agar wisatawan tidak komplin ", imbuhnya.

Di tempat terpisah Ketua Satgas Pantai Kuta, I Gusti Ngurah Tresna mengatakan,

" Sampah ini merupakan sampah kiriman yang terbawa arus akibat hembusan dari barat menuju pantai. Fenomena alam seperti ini kerap terjadi di tiap penghujung tahun. Kita selalu dapat kiriman sampah ", ujarnya.

Sepanjang periode ini berlangsung pihaknya menerima satu atau dua orang wisatawan yang mengeluh karena merasa terganggu dengan kehadiran sampah - sampah tersebut.  

" Wisatawan sudah pasti terganggu, bahkan beberapa wisatawan juga turut membantu memunguti sampah. Karena ini merupakan fenomena alam kami tetap lakukan kegiatan bersama semua komponen yang ada. Yang penting ada penanganan dari kami selaku pengelola bersama DKP Badung. Kalau tidak ada cuaca hujan dan angin barat, besok pasti clean (bersih)", tegasnya. (eja)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami