Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Forum Perjuangan Hak Bali Dideklarasikan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Forum Perjuangan Hak Bali (FPHB) dideklarasikan pada Minggu (12/2/2012) di areal Museum Bali Denpasar. Forum ini dibentuk untuk mendesak pemerintah pusat agar mengalokasikan dana bagi hasil untuk Propinsi Bali. Deklarasi Forum Perjuangan Hak Bali ini dihadiri berbagai kalangan mulai para bendesa atau tokoh adat dari beberapa kabupaten di Bali, akademisi hingga rohaniawan.
Dalam deklarasi ini, tokoh yang hadir sepakat untuk menuntut hak dana bagi hasil ke pemerintah pusat yang selama ini belum dinikmati oleh masyarakat Bali. Menurut anggota DPR RI asal Bali Nyoman Dhamantra yang juga penggagas forum ini, FPHB dibentuk dengan tujuan untuk mendesak pemerintah pusat agar mengalokasikan dana bagi hasil bagi Propinsi Bali.
"Dana bagi hasil ini sangat krusial bagi Bali. Dengan adanya dana bagi hasil ini dapat digunakan untuk memenuhi hak-hak masyarakat Bali yakni hak atas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan hak untuk pelestarian budaya Bali," kata Nyoman Dhamantra, (12/2/2012). "Bali selama ini merupakan daerah penyumbang devisa yang besar bagi negara dari sektor pariwisata. Namun selama ini pemerintah pusat tidak pernah memberikan dana untuk pelestarian budaya Bali yang menjadi penunjang sektor pariwisata tersebut," imbuh Dhamantra.
Untuk mewujudkan dana bagi hasil ini, menurut Dhamantra, sebelumnya perlu ada revisi Undang-Undang Propinsi Bali. "Lewat revisi (UU Propinsi Bali) diharapkan keadilan akan kita dapatkan," kata Dhamantra.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3338 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan