Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Rusuh, Kerugian Lapas Kerobokan Naik Jadi Rp 5 Milyar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jika sebelumnya perhitungan sementara kerugian Lapas Kerobokan pascakerusuhan 21 Pebruari lalu mencapai Rp 1,2 milyar, kini kerugian menduduki posisi angka Rp 5 milyar. Bisa jadi, kerugian itu akan bertambah, sesuai perhitungan akhir nanti. “Sementara ini nilai kerugian mencapai 4-5 miliar. Perhitungan itu belum final, sebab saat ini proses perhitungan masih berlangsung,” tegas Kepala Divisi Pemasyarakatan (kadivpas) Kanwil Kemenkum HAM Bali, Priyadi saat dikonfirmasi, hari ini.
Menurutnya, masih banyak kerugian lain yang belum dihitung. Termasuk kerugian berbagai kerusakan peralatan kantor dan lain sebagainya. Juga kerugian kerusakan bangunan. Untuk total berapa besar kerugian lapas Kerobokan, saat ini sudah diserahkan kepada tim penghitung.
“Sudah ada tim yang sekarang sedang menghitung. Mengenai anggaran, nanti kakanwil langsung yang akan mengajukan ke pusat,” papar Priyadi. Kasus kerusuhan lapas kerobokan terjadi 21 Pebruari lalu menyusul mengamuknya ratusan napi yang merasa tidak senang atas perlakukan pihak lapas kerobokan yang dinilai diskriminatif.
Kerusuhan ini juga bertalian erat dengan kasus penusukan napi Made Eryasa yang dilakukan tiga napi lain. Napi menilai pihak lapas kerobokan menghilangkan barang bukti berupa pisau yang menusuk Made Eryasa. Akibatnya, para napi marah, merusak dan membakar fasilitas kantor lapas Kerobokan. Amukan ratusan napi berhasil dijinakkan jajaran Polri dan TNI yang turun langsung dilokasi kejadian.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 352 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 304 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 269 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun