Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
FSP Par Bali Minta Pemerintah Revisi UMP-UMK
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP Par) Bali mendesak Presiden dan Kementrian Tenaga Kerja untuk melakukan revisi secara menyeluruh terhadap standar upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten (UMK). FSP Par Bali menilai kebijakan revisi ini diperlukan sebagai dampak dari kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Ketua FSP Par Bali Putu Satyawira Marhaendra saat ditemui beritabali.com di Renon, Kamis (29/3) menyatakan revisi UMP dan UKM menjadi penting karena kenaikan harga BBM telah menyebabkan UMP dan UMK mengalami penurunan nilai. Apalagi kenaikan harga BBM secara langsung telah berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kalau tidak peraturan yang memberikan kewenangan melakukan perubahan tentunya kami pekerja harus menunggu tahun depan untuk menaikkannya, sehingga kita memerlukan peraturan khusus yang dikeluarkan presiden maupun menteri tenaga kerja agar dengan penetapan BBM ini, itu supaya diberlakukannya revisi UMP/UMK,” jelas Putu Satyawira Marhaendra.
Satyawira Marhaendra menegaskan kenaikan harga BBM kini menjadi ancaman bagi para pekerja karena daya beli masyarakat akan menurun. Sementara kebijakan bantuan langsung tunai yang diberikan pemerintah tidak mampu meringankan beban masyarakat.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan