Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bali Berada di Jalur Cincin Api Pasifik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meski gempa Sumatera tidak berdampak langsung ke Bali, namun warga yang tinggal di Bali diminta agar tetap waspada. Seperti daerah lainnya di Indonesia, Bali berada dalam jalur 'The Pasific Ring of Fire' atau Cincin Api Pasifik. Potensi terjadinya gempa di Bali masih cukup tinggi.
"Pulau Bali bersama pulau lainnya di Indonesia mulai NTT hingga Sumatera berada di atas pertemuan dua lempeng bumi yakni Lempeng Samudera Indo Australia dan lempeng benua Euroasia. Kedua lempeng ini terus saling bergesekan sehingga berpotensi menimbulkan gempa bumi atau gunung meletus,"jelas petugas BMKG III Denpasar Made Suprajaya, belum lama ini.
Lempeng samudera Indo Australia, kata Made, bergerak dari arah selatan ke utara. Sementara lempeng benua Euroasia bergerak sebaliknya dari utara ke selatan. Kedua lempeng ini sudah bertemu dan saling bergesekan. Lempeng samudera Indo Australia yang lebih aktif menyusup masuk ke lempeng Euro Asia. Dari hasil penelitian, lempeng samudera ini bergerak 7 milimeter per tahun, jelas Made.
Selain rawan bencana gempa bumi, daerah-daerah yang berada di sepanjang jalur ini juga rawan bencana gunung berapi. "Selain Bali, daerah lain yang rawan bencana serupa mulai wilayah di NTT, Sumatera, hingga daerah yang ada di perairan Andaman seperti Maladewa. Gempa bumi tidak bisa diprediksi, oleh karena itu warga agar tetap waspada," ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan