Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sakit Gondok Tak Kunjung Sembuh, Petani Gantung Diri
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sakit gondok tak kunjung sembuh, seorang petani sayur, I Wayan Debel (45) asal Banjar Mayu Malet, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (24/4). Tubuh korban sudah ditemukan dalam posisi menggantung oleh istrinya Ni Nyoman Kranik (47) sekitar pukul 07.00 wita di gudang pembibitan milik korban.
Kapolsek Baturiti Kompol Darma Aryawan, seijin Kapolres Tabanan membenarkan kejadian tersebut. Dugaan awal korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena penyakit gondok yang diderita korban tak kunjung sembuh.
Tubuh korban ditemukan pertama kali dalam posisi tergantung oleh istri korban Ni Nyoman Kranik (47) sekitar pukul 07.00 wita. Sebelumnya, Kranik berusaha mencari keberadaan korban yang sejak malam hari sebelumnya menghilang.
Saat saksi mencari di gudang pembibitan sayur, saksi terkejut karena melihat tubuh korban sudah dalam posisi menggantung. Saksi kemudian berteriak dan minta tolong. Beberapa warga kemudian datang kemudian membantu menurunkan tubuh korban.
"Korban murni meninggal karena gantung diri karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban," tandasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun