Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pria Rusia Selundupkan 1 Kg Hasish
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terminal Kedatangan International Bandara Ngurah Rai, Tuban, pada Selasa (24/04) siang gempar. Petugas Bea Cukai Bandara berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kg hasish yang dilakukan seorang turis asal Rusia, Alexander Simonov (30).
1 kg hasish itu diselundupkan tersangka dengan cara menelannya di perut. Sumber Bea Cukai Bandara mengatakan, tersangka Simonov datang sekitar pukul 12.00 wita, dengan penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia dengan menggunakan pesawat Malaysia Airliner MH-715.
Dari keterangan sumber, tersangka Simonov kelahiran 1982 itu sempat transit di Katmandu, Nepal. Petugas Bea Cukai pada awalnya sudah mencurigai saat tersangka Simonov masuk ke terminal kedatangan. Pasalnya, alat deteksi X Ray menemukan belasan benda mencurigakan di dalam perutnya.
Dia diamankan dan perutnya diperiksa ternyata berisi kapsul yang dicurigai narkoba, jelas petugas yang enggan disebut namanya. Akhirnya tim medis melalui obat pencahar berhasil mengeluarkan belasan kapsul yang isinya hasish. Hingga berita ini diturunkan tersangka Simonov masih berada di salah satu klinik untuk mengeluarkan kapsul kapsul lainnya.
Pihak Bea Cukai Bandara belum memberikan komentar terkait penangkapan warga Rusia penyelundup hasish ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2487 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1942 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun