Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
SKI : Pemerintah Gagal Jaga Toleransi di Indonesia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sunda Kecil Institute (SKI) menilai pemerintah gagal dalam menjaga toleransi berbangsa dan bernegara. Buktinya cukup banyak terjadinya kasus-kasus bentrok antar umat beragama dan antar suku/ras yang terjadi di Indonesia.
Dewan Pembina Institut Sunda Kecil Nyoman Mardika menyebutkan bukti kegagalan negara dalam menjaga toleransi dapat dilihat dari munculnya kelompok-kelompok tertentu yang mengatasnamakan kelompok mayoritas atau minoritas dari agama atau suku tertentu.
Kondisi ini terjadi karena tingginya sikap fanatisme dan egoisme terhada agama dan kesukuan, padahal sikap tersebut merupakan sikap inkonsistensi terhadap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Tetapi dalam implementasinya tidak konsisten di dalam kehidupan bernegara itu, kembali mereka melakukan fanatisme terhadap kelompoknya masing-masing,masak orang mendirikan tempat ibadah susah, masak orang bersembahyang susah sekali, sampai dilarang-larang oleh kelompok lain dan ini harusnya peran negara yang harus berbuat tetapi negara tidak berbuat apa-apa, ini menjadi ironis bagi kita,” ujar Nyoman Mardika.
Mardika menegaskan pemerintah sebenarnya telah melakukan pelanggaran hak azasi karena melakukan pembiaran terhadap pelanggaran terhadap toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pembiaran dapat terlihat dari tidak adanya ketegasan aparat penegak hukum dalam menindak pelaku-pelaku bentrok atau penyerangan terhadap kelompok agama atau suku tertentu.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang