Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Grasi Corby Jangan Ditarik ke Ranah Politik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Komisi III DPR RI, Gede Pasek Suardika menyatakan, grasi untuk terpidana kasus narkoba warga Australia, Schapelle Corby, yang diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan kewenangan penuh presiden. Ia meminta agar itu tidak dibawa ke ranah politik.
"Itu merupakan hak konstitusional beliau sebagai kepala negara. Presiden mempunyai wewenang penuh untuk itu," kata Pasek di Denpasar, hari ini (27/05/2012).
Pasek meminta agar pemberian grasi terhadap terpidana 20 tahun penjara dalam kasus kepemilikan mariyuana ini tidak ditarik ke dalam ranah politik.
"Yang jelas grasi terhadap Corby ini sebagai bentuk diplomasi internasional untuk menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang tersandung kasus hukum," tegasnya.
Pasek yang juga fungsionaris DPP Partai Demokrat itu menyatakan belum akan memanggil Menteri Hukum dan HAM serta pihak terkait lainnya dalam pengeluaran grasi terhadap perempuan yang dijuluki ratu mariyuana itu.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan