Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Benoa Terus Berbenah Tingkatkan Insfrastruktur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Benoa, Bali, terus berbernah untuk menjadi pelabuhan kapal pesiar (cruise) berstandar internasional. Diantaranya dengan melakukan pendalaman kolam dan alur serta memperpanjang dermaga untuk bersandarnya kapal-kapal berukur besar dan panjang.
General Manager PT Pelindo III Benoa Iwan Sabatini di Denpasar (6/6/2012) menyatakan, pihaknya akan memperpanjang sandaran kapal hingga 340 meter, sehingga siap disandari kapal dengan panjang 300 meter.
"Ke depan kapal-kapal 'cruise' bobotnya semakin besar, termasuk juga panjang dari kapal tersebut. Karena tren wisatawan semakin meningkat untuk pesiar lewat laut," ujarnya.
Iwan mengatakan, panjang dermaga sandar Benoa saat ini 300 meter. Kedalaman kolam saat ini juga baru minus sembilan meter yang akan diperdalam menjadi minus 12 meter. Iwan mentargetkan tahun depan perpanjangan dan pendalaman kolam serta alur sudah selesai, sehingga siap disandari 'cruise' yang lebih besar.
Jumlah kunjungan wisatawan kapal pesiar yang melalui Benoa tahun 2012 ditargetkan mencapai 60.000 orang. Sementara kapal 'cruise' yang sandar di Pelabuhan Benoa tahun ini ditargetkan sebanyak 38-40 kapal.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun