Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pengerajin Atap Buyuk Masih Eksis
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jika musim penghujan tiba, para pengrajin atap di Jembrana terutama atap dari daun buyuk mulai ketiban rejeki. Bisnis ini beberapa waktu lalu sempat dikeluhkan beberapa pengrajin lokal lantaran sepi pesanan. Kini setelah Jembrana diguyur hujan sehari, beberapa pengrajin atap mulai kebanjiran rejeki.
Pesanan atap mulai banyak, bukan saja datang dari pemesan lokal juga ada beberapa pemesan dari Denpasar. Harganyapun mengalami kenaikan, dari sebelumya Rp 2500 perlebar untuk panjang atap tiga meter kini menjadi Rp 4 ribu perlembar.
Bertempat di sentral produksi atap buyuk di Desa Sangkar Agung, Jembrana, Kamis (19/7) beberapa pengrajin atap buyuk yang kebanyakan dilakukan oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga rame pemesan. Satu hari kemarin sedikitnya 500 lembar lebih atap yang dibuat kelompok ibu-ibu tersebut terjual.
“Sekarang sudah mulai rame pesanan atap, mungkin karena sudah mulai musim hujan,” terang Ni Luh Sumarti (50) ketua kelompok ibu-ibu pengrajin atap Desa Sangkar Agung.
Menurutnya diperkirakan puncak ramenya pesanan atap saat mendekati hari Kemerdekaan RI mendatang. “ Biasanya, menjelang 17 Agustus kami di banjiri pesanan, sampai-sampai kami tidak mampu melayani karena keterbatasan bahan,” imbuh Sumarti.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang