Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Sekitar 100 Anak di Desa Songan Bangli Alami Scabies
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sekitar 100 anak di Banjar Blandingan dan Bukit Sari Desa Songan Kintamani Bangli mengalami scabies. Maraknya scabies atau penyakit kulit yang bersifat menular akibat buruknya sanitasi dan pencemaran air tersebut karena masyarakat Desa Songan menggunakan air yang tercemar pestisida yang diambil dari Danau Batur.
Koordinator Komunitas Anak Alam Pande Putu Setiawan menyatakan penanganan kasus scabies oleh pemerintah sangat lambat. Kasus scabies ini juga sebelumnya telah dilaporkan oleh kepala dusun atau banjar ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, tetapi tidak mendapat respon.
“sebelumnya saya sudah ke dinas kabupaten dulu, harusnya informasi berantai , kita hanya masyarakat, kalau masyarakat dituntut menyelesaikan itu, bukan tanggungjawab kita, harapan saya ketika informasi sudah masuk ke media, siapapun itu baik DPR, pemerintah jika melihat data itu langsung menyampaikan ke yang berwenang, tetapi mereka takut menyampaikannya” jelas Pande Putu Setiawan Pande Putu Setiawan menyebutkan yang lebih mengecewakan adalah dari satu desa dengan 12 banjar hanya mempunyai satu puskesmas pembantu.
Puskesmas pembantu tersebut juga hanya dijaga oleh seorang bidan, dimana bidannya tidak tinggal di Puskesmas pembantu karena keberadaan puskesmas pembantu tersebut tidak dilengkapi sarana listrik.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7714 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5627 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3526 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan