Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kearifan Lokal Jaga Eksistensi Pariwisata
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Nilai-nilai kearifan lokal dan spiritualitas mampu meneguhkan jati diri, kemandirian, dan kreativitas seperti ditunjukkan Sanur dalam menjaga eksistensi sebagai desa pariwisata yang lestari dan harmoni.
Hal tersebut mengemuka dalam diskusi budaya Sanur Village Festival VII/2012 bertajuk Salampah Laku: Membumikan Pemikiran Ida Pedanda Made Sidemen yang digelar di Sudakara ArtSpace, Sudamala Suites & Villas, Jumat (28/9). Dosen Fakultas Sastra Universitas Udayana Drs. Ida Bagus Agastia mengatakan geguritan (syair) Salampah Laku menggambarkan betapa kuat kemandirian dan jaridiri Ida Pedanda Made Sidemen yang sebagai seorang wiku memberi contoh pentingnya integritas diri dalam hidup ini.
Dharma satya merupakan salah satu nilai spiritualitas yang ditekankan Ida Pedanda Sidemen, terlebih lagi dengan kebersahajaan memilih kehidupan desa yang penuh kemurnian, kesucian, dan kebebasan. “Dalam kondisi seperti itu beliau tetap melakukan kreativitas murni dan menjalankan kreativitas pembebasan,” kata Agastia.
Agastia mengatakan Ida Pedanada Sidemen adalah tokoh besar Bali Abad XX yang pantas menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ida Pedanda Sidemen juga seorang ahli upakara, penerjemah, penulis lontar, dan undagi (arsitek). “Konsep-konsep beliau sangat relevan dan inspiratif untuk masa kini dan masa datang,” kata mantan anggota DPD RI itu.
Saat melakukan aktivitas yang multi-tasking itu, Ida Pedanda Sidemen dikenal sangat detail, tekun, disiplin, dan keras hati untuk melaksanakan kebaikan. Sikap ini, kata Agastia, sangat dibutuhkan pada masa kini dan patut diteladani oleh siapa saja. Lebih lanjut dikatakan, Salampah Laku mengandung nilai religiusitas, sosio budaya, dan pendidikan bernilai tinggi yang sangat tepat untuk dikedepankan menyongsong masa depan Bali.
Mantan Menbudpar Drs. I Gde Ardika mengatakan untuk masa depan pariwisata, perlu membangun manusia Bali berkualitas melalui metode pendidikan learning by doing. Ia berharap upaya tersebut dijadikan untuk mencapai Moksartham jagadhitaya ca iti dharma, mencapai kedamaian jasmani dan rohani.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan