Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kearifan Lokal Jaga Eksistensi Pariwisata

Jumat, 28 September 2012, 17:11 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Nilai-nilai kearifan lokal dan spiritualitas  mampu meneguhkan jati diri, kemandirian, dan kreativitas seperti ditunjukkan Sanur dalam menjaga eksistensi sebagai desa pariwisata yang lestari dan harmoni.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi budaya Sanur Village Festival VII/2012 bertajuk Salampah Laku: Membumikan Pemikiran Ida Pedanda Made Sidemen yang digelar di Sudakara ArtSpace, Sudamala Suites & Villas, Jumat (28/9). Dosen Fakultas Sastra Universitas Udayana Drs. Ida Bagus Agastia mengatakan geguritan (syair) Salampah Laku menggambarkan betapa kuat kemandirian dan jaridiri Ida Pedanda Made Sidemen yang sebagai seorang wiku memberi contoh pentingnya integritas diri dalam hidup ini.

Dharma satya merupakan salah satu nilai spiritualitas yang ditekankan Ida Pedanda Sidemen, terlebih lagi dengan kebersahajaan memilih kehidupan desa yang penuh kemurnian, kesucian, dan kebebasan. “Dalam kondisi seperti itu beliau tetap melakukan kreativitas murni dan menjalankan kreativitas pembebasan,” kata Agastia.

 

 

Agastia mengatakan Ida Pedanada Sidemen adalah tokoh besar Bali Abad XX yang pantas menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ida Pedanda Sidemen juga seorang ahli upakara, penerjemah, penulis lontar, dan undagi (arsitek). “Konsep-konsep beliau sangat relevan dan inspiratif untuk masa kini dan masa datang,” kata mantan anggota DPD RI itu.

Saat melakukan aktivitas yang multi-tasking itu, Ida Pedanda Sidemen dikenal sangat detail, tekun, disiplin, dan keras hati untuk melaksanakan kebaikan. Sikap ini, kata Agastia, sangat dibutuhkan pada masa kini dan patut diteladani oleh siapa saja. Lebih lanjut dikatakan, Salampah Laku mengandung nilai religiusitas, sosio budaya, dan pendidikan bernilai tinggi yang sangat tepat untuk dikedepankan menyongsong masa depan Bali.

Mantan Menbudpar Drs. I Gde Ardika mengatakan untuk masa depan pariwisata, perlu membangun manusia Bali berkualitas melalui metode pendidikan learning by doing. Ia berharap upaya tersebut dijadikan untuk mencapai Moksartham jagadhitaya ca iti dharma, mencapai kedamaian jasmani dan rohani. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami