Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ribuan Warga Saksikan Pembukaan Festival Lovina
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ribuan warga dan wisatawan hadir dalam pembukaan Festival Lovina, Sabtu (20/10/2012), di Pantai Bina Ria, Buleleng. Festival untuk promosi pariwisata Bali utara ini akan berlangsung hingga Senin (22/10/2012).
Tradisi 'Ngoncang' merupakan salah satu atraksi seni budaya yang ditampilkan dalam Festival Lovina 2012 di Pantai Bina Ria Lovina, Buleleng. Tradisi menggunakan media lesung (alat tumbuk padi) dan alat penumbuknya ini dilakukan beberapa orang ibu-ibu. Ngoncang merupakan tradisi langka yang kini sudah jarang ditampilkan.Pada jaman dulu, tradisi Ngoncang ini digelar di saat upacara ngaben atau pembakaran jenazah. Tradisi ngoncang dipercaya sebagai cara untuk berkomunikasi dengan roh-roh keluarga yang akan diupacarai.
Selain pertunjukan tradisi langka Ngoncang, dalam Festival Lovina 2012 ini juga digelar pawai budaya di sepanjang Pantai Binaria Lovina. Pawai budaya ini menampilkan aneka kesenian dan budaya khas daerah Buleleng mulai tari Magoak-Goakan, bleganjur, hingga pawai busana adat khas Buleleng yang diikuti sejumlah wisatawan asing.
"Apa yang ditampilkan dalam pawai festival ini unik, saya suka kostum yang digunakan orang yang ikut pawai, sangat menarik," ujar Inggrid, seorang wisatawan asal Belanda, saat ditemui di Pantai Lovina, Sabtu.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Ketut Warkadea, menyatakan, Festival Lovina ini digelar untuk membangkitkan pariwisata di daerah Buleleng, dengan ikon Pantai Lovina yang sudah terkenal di mancanegara. "Ini merupakan salah satu usaha menata kembali pariwisata di Buleleng. Semoga dengan adanya festival ini, pariwisata di Buleleng akan semakin maju, turis akan tinggal lebih lama di Buleleng," ujarnya.
Selain pawai budaya dan aneka atraksi seni, dalam festival ini juga digelar festival aneka makanan khas daerah Bali Utara seperti Tipat Belayag, sudang lepet, jukut undis, hingga siobak Singaraja. Kegiatan yang menarik minat ribuan warga dan wisatawan ini, akan dijadikan agenda tahunan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan