Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Candi Situs Penatih Diduga Terbesar di Bali-Nusra
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Situs purbakala yang ditemukan di Jalan Trengguli Gang IV D, Denpasar, diyakini merupakan candi terbesar di Bali dan Nusra.
Hal ini disampaikan Kepala Balai Arkeologi Denpasar yang mewilayahi Bali, NTT dan NTB, Made Geria. Ia menyakini jika situs purbakala yang ditemukan di Jalan Trengguli Gang IV D, Denpasar, merupakan candi terbesar di wilayah Bali-NTB-NTT (Bali-Nusra). Geria mengaku sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pemkot Denpasar atas temuan tersebut.
"Disepakati minggu depan akan digelar pertemuan untuk membahas hal ini," kata Geria, Rabu (24/10/2012. Dalam pertemuan nanti, akan diputuskan langkah selanjutnya, apakah akan dilakukan pemugaran atau tidak. Menurutnya, hal ini sangat penting dibahas oleh pihak terkait, mengingat lokasi penemuan itu berada di kawasan pemukiman warga.
"Kami juga sudah mengkoordinasikan temuan ini ke Balai Pelestarian Cagar Budaya, ini adalah salah satu temuan yang spektakuler. Kami berterimakasih kepada pemilik lahan yang telah melaporkan temuan ini dan telah memberikan kesempatan kepada tim peneliti untuk melakukan penggalian dan riset di lokasi,"ujarnya.
Sejak sepekan terakhir, Badan Arkeologi Denpasar melakukan penggalian di lokasi tertimbunnya candi dari ratusan tahun lalu. Lokasinya di Jalan Trengguli Gang IV D, Denpasar, tepatnya di Pasraman (pesantren umat Hindu) Ida Resi Bhujangga Wisnawa Ganda Kusuma di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Denpasar. Penemuan candi ini bermula pada akhir September lalu, ketika lima orang warga setempat melakukan penggalian tanah untuk membuat resapan air. Saat penggalian mencapai kedalaman satu meter, para penggali menemukan batu padas ukuran 40 x 40 cm berderet sepanjang 1 hingga 1,1 meter.
Hingga kini tim dari Balai Arkeologi Denpasar sudah berhasil mengangkat 22 batu dengan panjang 120 sentimeter dengan lebar 40 x 40 sentimeter. bentuknya seperti balok dengan pinggiran yang tertata rapih.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun